Rabu, 26 September 2018 | 14:45 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Olahraga / Formula 1

Sean harus kerja keras di F2 Austria

Sabtu, 30 Juni 2018 - 15:23 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Tim Pertamina Prema Theodore Racing, Sean Gelael. Sumber Foto: https://bit.ly/2MztH7D
Tim Pertamina Prema Theodore Racing, Sean Gelael. Sumber Foto: https://bit.ly/2MztH7D

Elshinta.com - Pebalap Indonesia yang memperkuat tim Pertamina Prema Theodore Racing, Sean Gelael, harus bekerja keras pada balapan feature Formula 2 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Sabtu (30/6), setelah harus mengawali balapan dari posisi 15.

Menurut laman resmi Formula 2, dia dalam kualifikasi di tempat yang sama pada Jumat (29/6) hanya membukukan catatan waktu satu menit 14.363 detik.

Posisi terdepan ditempati oleh pebalap tim ART Grand Prix George Russel setelah mengukir waktu terbaik satu menit 13.541 detik. Rekan satu tim Sean lebih beruntung karena bakal start posisi sembilan dengan hasil kualifikasi satu menit 14.171 detik. "Tentu kami harus berjuang keras untuk kembali meraih poin. Kami menjalani sesi kualifikasi yang sulit dan hasilnya kurang menguntungkan. Walau demikian kami akan tetap berusaha dan fokus untuk bisa menembus posisi sepuluh besar," kata Sean dalam siaran persnya.

"Seperti biasa kami akan berjuang pada balapan sesungguhnya. Kita akan lihat dimana posisi kita pada akhir balapan nanti," kata Nyck de Vries, pebalab asal Belanda yang berada dalam satu tim dengan Sean, seperti dikutip Antara.

Pebalap Tim Pertamina Prema Racing masih konsisten menyumbang poin di setiap balap, baik melalui Sean atau pun De Vries. Pekan lalu, tim Pertamina Prema mendapatkan hasil terbaik dengan menempatkan De Vries di podium utama pada balapan sprint di Sirkuit Paul Ricard, Perancis.

Sebelumnya, Sean menempati posisi kedua pada balapan jalan raya di Monaco. Pebalap berusia 21 tahun ini finis kedua sekaligus mendapatkan podium pertamanya musim ini. 

Untuk balapan di Red Bull Ring, kedua pebalap sudah sama-sama mengenal karaker sirkuit yang memiliki panjang lintasan sepanjang 4,318 kilometer. Sean juga pernah naik podium di sirkuit ini pada musim balap 2016 dengan finis di posisi kedua. Sirkuit ini memiliki tantangan yang cukup kuat dengan sepuluh tikungan dan kontur sirkuit yang bervariasi menanjak dan menurun. Untuk balapan feature, pebalap harus menempuh jarak sekitar 172,594 kilometer. Sementara untuk balapan sprint jaraknya sekitar 120,778 kilometer.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 14:42 WIB

Penarik bentor siap wujudkan Pemilu damai

Kriminalitas | 26 September 2018 - 14:34 WIB

Tahun 2018, kasus narkoba di Kudus meningkat

Pemilihan Presiden 2019 | 26 September 2018 - 14:25 WIB

Sandiaga tegaskan fokus pada isu ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 14:03 WIB

Presiden ingatkan Pemilu tidak jadi alasan perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 13:54 WIB

Mendagri temui Ombudsman klarifikasi persoalan Ibu Kota Maybrat

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 25 September 2018 - 10:47 WIB

Sudah 15 tim daftar Tour de Central Celebes 2018

Senin, 24 September 2018 - 19:43 WIB

Moeldoko: Jangan sampai olahraga ternodai

Senin, 24 September 2018 - 15:04 WIB

Anthony ungkap kunci rahasia menangkan Tiongkok Terbuka

Senin, 24 September 2018 - 10:43 WIB

Mendikbud ajak sukseskan Asian Para Games 2018

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com