Selasa, 11 Desember 2018 | 10:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Analis: Survei elektabilitas pengaruhi empat hal ini

Minggu, 01 Juli 2018 - 11:17 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NamEU2
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2NamEU2

Elshinta.com - Survei elektabilitas yang kerap kali dilakukan oleh partai politik (parpol) dan kandidat kontestasi politik menjelang ajang pesta demokrasi dapat berpengaruh empat hal ini pada pemilih.

Hal itu disampaikan Analis Politik Hendri Satrio. Menurutnya, teori yang ada pertama, membuat dampak bandwagon effect yakni para pemilih ikut terpengaruh terhadap kandidat atau parpol yang diminati oleh masyarakat banyak berdasarkan hasil survei.

"Kedua, efek under dog yakni pemilih bisa saja timbul rasa kasihan kepada kandidat atau parpol yang berdasarkan hasil survei tidak diminati masyarakat. Jadinya, pemilih berpotensi memilih parpol atau kandidat pada saat penyelenggaraan pesta demokrasi untuk pilpres, legislatif, maupun pilkada," katanya.

Dikutip dari laman Infopublik.id, ketiga adalah efek strategic voting yakni ada kemungkinan kandidat atau parpol yang didukung kalah oleh pemilih, kemudian pemilih akan mendukung pihak lain lawan yang telah mengalahkan jagonya. "Strategic voting alternatif kedua kita bantu yang lain saja," katanya.

Terakhir, membuat efek silence of spiral yakni para pemilih memilih untuk tidak mengumbar aspirasi suaranya diperuntukkan bagi kandidat atau parpol yang didukungnya sampai hari pemilihan tiba. Ada kemungkinan, para pemilih masih belum yakin akan pilihannya, sehingga hal ini berpotensi dapat membuat sewaktu-waktu pilihan politiknya berbeda ketika dibilik suara. "Ini yang terjadi di Pilgub Jabar dan Jateng," pungkasnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 10:35 WIB

Granat Sumut: Pelajar diselamatkan dari pengaruh narkoba

Asia Pasific | 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Jadi prioritas, perbaikan jalan Padang-Pekanbaru yang putus

Musibah | 11 Desember 2018 - 10:08 WIB

Lokasi longsor di Jalan Jati Padang dipasang cerucuk

Musibah | 11 Desember 2018 - 09:59 WIB

Banjir genangi ruas jalan di Padang

Elshinta.com - Survei elektabilitas yang kerap kali dilakukan oleh partai politik (parpol) dan kandidat kontestasi politik menjelang ajang pesta demokrasi dapat berpengaruh empat hal ini pada pemilih.

Hal itu disampaikan Analis Politik Hendri Satrio. Menurutnya, teori yang ada pertama, membuat dampak bandwagon effect yakni para pemilih ikut terpengaruh terhadap kandidat atau parpol yang diminati oleh masyarakat banyak berdasarkan hasil survei.

"Kedua, efek under dog yakni pemilih bisa saja timbul rasa kasihan kepada kandidat atau parpol yang berdasarkan hasil survei tidak diminati masyarakat. Jadinya, pemilih berpotensi memilih parpol atau kandidat pada saat penyelenggaraan pesta demokrasi untuk pilpres, legislatif, maupun pilkada," katanya.

Dikutip dari laman Infopublik.id, ketiga adalah efek strategic voting yakni ada kemungkinan kandidat atau parpol yang didukung kalah oleh pemilih, kemudian pemilih akan mendukung pihak lain lawan yang telah mengalahkan jagonya. "Strategic voting alternatif kedua kita bantu yang lain saja," katanya.

Terakhir, membuat efek silence of spiral yakni para pemilih memilih untuk tidak mengumbar aspirasi suaranya diperuntukkan bagi kandidat atau parpol yang didukungnya sampai hari pemilihan tiba. Ada kemungkinan, para pemilih masih belum yakin akan pilihannya, sehingga hal ini berpotensi dapat membuat sewaktu-waktu pilihan politiknya berbeda ketika dibilik suara. "Ini yang terjadi di Pilgub Jabar dan Jateng," pungkasnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 08:56 WIB

ITJI hormati proses hukum oknum wartawan TV

Selasa, 11 Desember 2018 - 08:38 WIB

Polri bantah adanya operasi militer di Nduga Papua

Selasa, 11 Desember 2018 - 08:27 WIB

Ada empat kasus terkait KTP-el yang tengah ditangani

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com