Selasa, 11 Desember 2018 | 10:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Afrika

Kenya buru tiga tersangka gembong narkotika internasional

Senin, 02 Juli 2018 - 08:57 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2lKuLKu
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2lKuLKu

Elshinta.com - Polisi Kenya pada Minggu (1/7) meminta bantuan Interpol untuk menangkap tiga tersangka gembong narkotika yang diduga telah menyelinap ke luar negeri pada Juni.
 
Komandan Polisi Regional Pantai Noah Mwivanda mengatakan ketiga orang tersebut yang dicurigai sebagai penyelundup kokain melarikan diri melalui negara tetangga pada pertengahan Juni.

Mwivanda mengatakan kepada wartawan di Mombasa bahwa mereka meminta bantuan Interpol untuk menangkap dan membawa ketiga orang tersebut kembali ke Kenya guna menghadapi ketentuan hukum. "Ketiga tersangka itu telah dirahasiakan. Mereka mungkin melarikan diri hari ini tapi takkan bisa melarikan diri selamanya. Ini adalah usaha yang kami berkomitmen untuk mengakhirinya," demikian peringatan Mwivanda.

Ia mengatakan ketiga orang tersebut diduga telah menyelinap ke salah satu negara tetangga, demikian laporan Xinhua, di Jakarta, Senin pagi. Ia menambahkan para tersangka gembong narkotika itu diduga terlibat dalam perdagangan kokain, heroin dan narkotika lain, dan berasal dari Mombasa.

Negara Afrika Timur tersebut belum lama ini telah mempertahankan penindasan tas kegiatan penyelundupan narkotika sejak ekstradisi kakak beradik Akasha Baktash dan Ibrahim yang memiliki reputasi buruk pada 2017 ke Amerika Serikat. Di sana mereka menghadapi tuntutan bersama Vicky Goswami (warga negara India) dan Hussein Gulam (yang berkebangsaan Pakistan).

Polisi anti-narkotika mengatakan kebanyakan penyelundup narkotika juga telah menghindari bandar udara dan memilih jalan raya, yang tak dijaga dengan baik untuk mencegah penyelundupan narkotika. Kebanyakan narkorika yang disita adalah kokain dan heroin. Data statistik memperlihatkan polisi di bandar udara menyita narkotika dengan nilai lebih dari 10 juta dolar AS setiap tahun. Sebagian besar orang yang ditangkap adalah penumpang yang melakukan singgah. Presiden Kenya Uhuru Kenyatta telah menginstruksikan penindasan segera atas narkotika, penjual dan sarang mereka di daerah Pantai, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 10:35 WIB

Granat Sumut: Pelajar diselamatkan dari pengaruh narkoba

Asia Pasific | 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Jadi prioritas, perbaikan jalan Padang-Pekanbaru yang putus

Musibah | 11 Desember 2018 - 10:08 WIB

Lokasi longsor di Jalan Jati Padang dipasang cerucuk

Musibah | 11 Desember 2018 - 09:59 WIB

Banjir genangi ruas jalan di Padang

Elshinta.com - Polisi Kenya pada Minggu (1/7) meminta bantuan Interpol untuk menangkap tiga tersangka gembong narkotika yang diduga telah menyelinap ke luar negeri pada Juni.
 
Komandan Polisi Regional Pantai Noah Mwivanda mengatakan ketiga orang tersebut yang dicurigai sebagai penyelundup kokain melarikan diri melalui negara tetangga pada pertengahan Juni.

Mwivanda mengatakan kepada wartawan di Mombasa bahwa mereka meminta bantuan Interpol untuk menangkap dan membawa ketiga orang tersebut kembali ke Kenya guna menghadapi ketentuan hukum. "Ketiga tersangka itu telah dirahasiakan. Mereka mungkin melarikan diri hari ini tapi takkan bisa melarikan diri selamanya. Ini adalah usaha yang kami berkomitmen untuk mengakhirinya," demikian peringatan Mwivanda.

Ia mengatakan ketiga orang tersebut diduga telah menyelinap ke salah satu negara tetangga, demikian laporan Xinhua, di Jakarta, Senin pagi. Ia menambahkan para tersangka gembong narkotika itu diduga terlibat dalam perdagangan kokain, heroin dan narkotika lain, dan berasal dari Mombasa.

Negara Afrika Timur tersebut belum lama ini telah mempertahankan penindasan tas kegiatan penyelundupan narkotika sejak ekstradisi kakak beradik Akasha Baktash dan Ibrahim yang memiliki reputasi buruk pada 2017 ke Amerika Serikat. Di sana mereka menghadapi tuntutan bersama Vicky Goswami (warga negara India) dan Hussein Gulam (yang berkebangsaan Pakistan).

Polisi anti-narkotika mengatakan kebanyakan penyelundup narkotika juga telah menghindari bandar udara dan memilih jalan raya, yang tak dijaga dengan baik untuk mencegah penyelundupan narkotika. Kebanyakan narkorika yang disita adalah kokain dan heroin. Data statistik memperlihatkan polisi di bandar udara menyita narkotika dengan nilai lebih dari 10 juta dolar AS setiap tahun. Sebagian besar orang yang ditangkap adalah penumpang yang melakukan singgah. Presiden Kenya Uhuru Kenyatta telah menginstruksikan penindasan segera atas narkotika, penjual dan sarang mereka di daerah Pantai, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

Harga minyak kembali jatuh

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:17 WIB

Dolar AS menguat di tengah ketidakpastian Brexit

Senin, 10 Desember 2018 - 16:55 WIB

Pemerintah siapkan strategi baru bela Siti Aisyah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com