Jumat, 20 Juli 2018 | 23:13 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Ketua DPR persilakan wacana Pansus Angket KPU

Selasa, 03 Juli 2018 - 11:31 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Dewi Rusiana
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, ia mengetahui perkembangan di Komisi II DPR, yang keberatan terhadap aturan pengesahan Peraturan KPU No.20/2018 yang salah satu isinya melarang eks napi korupsi maju pemilihan legislatif.

"Yang saya ketahui memang Komisi II dan sebagai sikap DPR keberatan atau tak setuju dengan keputusan KPU mengeluarkan PKPU di mana ada dugaan pelanggaran, ketentuan UU terutama yang berkaitan larangan mantan terpidana korupsi dicaleg-kan," ungkapnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/7).

Terkait wacana Komisi II DPR mewacanakan pansus hak angket terhadap KPU, ia mempersilahkan wacana itu. 

"Kalau memang ada wacana mendorong hak angket atas keputusan KPU mengeluarkan PKPU, tentu harus melalui mekanisme yang ada. Di mana sekurang-kurangnya didukung 2 fraksi dan minimal 25 anggota," ucapnya, seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.


DPR menganggap PKPU bertabrakan dengan UU Pemilu Nomor 7/2017 pasal 240 huruf g, menyatakan seorang eks napi bisa mencalonkan diri sebagai anggota legislatif jika secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa dirinya mantan terpidana. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com