Selasa, 25 September 2018 | 17:05 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Peristiwa / Arestasi

Gubernur Aceh masih berada di Polda

Rabu, 04 Juli 2018 - 08:57 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf duduk di salah satu ruangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh di Banda Aceh, Aceh, Selasa (3/7). Sumber Foto: https://bit.ly/2z88eRl
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf duduk di salah satu ruangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh di Banda Aceh, Aceh, Selasa (3/7). Sumber Foto: https://bit.ly/2z88eRl

Elshinta.com - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf hingga Rabu (4/7) pagi masih berada di Polda Aceh setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput yang bersangkutan di rumah dinasnya.

Informasi yang dihimpun Antara di Polda Aceh, Banda Aceh, Irwandi Yusuf ditempatkan di sebuah ruang pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Namun, belum diketahui keberadaan Irwandi Yusuf di kantor polisi tersebut.

Sebelumnya, tim KPK menjemput Irwandi Yusuf di rumah dinas Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (3/7) malam. Belum diketahui mengapa orang nomor satu di Pemerintahan Aceh tersebut berada di Polda Aceh.

Akses informasi keberadaan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di tempat itu sepertinya sangat tertutup. Hingga Rabu pagi belum ada pernyataan resmi KPK maupun Polda Aceh. Bahkan, belasan wartawan sejak Selasa (3/7) hingga Rabu pagi tidak mendapat pernyataan resmi terkait dengan keberadaan Gubernur Irwandi Yusuf.

Sejak Selasa malam beredar informasi bahwa Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dibawa ke Jakarta. Namun, setelah ditunggu pada jadwal penerbangan pertama pesawat komersial dari Aceh, Rabu menjelang subuh, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf masih tetap di ruangan tersebut. Begitu pula dengan jadwal penerbangan berikutnya sekitar pukul 07.30 WIB, Irwandi Yusuf juga dilaporkan masih berada di ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh.

Sebelumnya, KPK menangkap dua kepala daerah di Aceh bersama beberapa orang lainnya dalam operasi tangkap tangan. Dua kepala daerah tersebut, yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Sebelum operasi tangkap tangan, kata Ketua KPK Agus Raharjo, diduga terjadi transaksi yang melibat dua kepala daerah tersebut terkait dengan komitmen fee proyek. "Dari operasi tangkap tangan ini turut diamankan uang ratusan juta rupiah. Selain dua kepala daerah tersebut, ada delapan orang lainnya turut diamankan," kata Agus Rahajo.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 17:02 WIB

Sebanyak 51 orang terima Anugerah Kebudayaan dari Kemendikbud

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:48 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf persiapkan jadwal kampanye

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:45 WIB

60 anak di Kota Kupang, NTT ikut sunatan massal

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:33 WIB

DPRD sesalkan sikap Pemko Medan atas nasib ratusan pedagang eks Pasar Aksara

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:26 WIB

Aksi, penarik bentor tuntut legalitas operasi

Konsultasi | 25 September 2018 - 16:23 WIB

Inilah beberapa aplikasi teknologi yang bermanfaat bagi para petani

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 25 September 2018 - 15:55 WIB

Polsek Bojonggede ungkap curanmor, tiga pelaku pelajar

Selasa, 25 September 2018 - 14:04 WIB

Polda Sultra musnahkan barang bukti 1.581,1 gram sabu

Selasa, 25 September 2018 - 09:13 WIB

25 September hari jadi kota Bandung

Senin, 24 September 2018 - 21:23 WIB

Pengemudi truk ditemukan meninggal di rest area

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com