Rabu, 26 September 2018 | 14:48 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Politik

Politisi Gerindra sesalkan pemerintah tak konsultasi DPR naikkan harga BBM

Kamis, 05 Juli 2018 - 14:51 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani. Foto: Dody Handoko/Elshinta.com
Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani. Foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, naiknya BBM membuktikan bahwa pemerintah tidak jujur dengan kondisi keuangan pertamina dan kondisi perminyakan Indonesia, sehingga rakyat menjadi korban dan terbebani.

"Akibat dari kenaikan BBM ini, tentu saja rakyat menjadi susah," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/7) seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Dody Handoko.

Ia menyesalkan pemerintah yang tidak pernah berkomunikasi dengan DPR soal kenaikan harga BBM non subsidi, padahal kenaikan tersebut  berimbas kepada masyarakat. "Pemerintah juga tidak pernah berkomunikasi dengan DPR perihal kenaikan harga BBM tersebut meskipun adalah hak pemerintah membuat keputusan. Ini tentu disayangkan sekali," ucapnya.

Ia mempertanyakan kenaikan (BBM) non subsidi tanpa adanya penjelasan dari pemerintah. "Tidak pernah ada penjelasan apa yang menyebabkan BBM itu naik, tiba-tiba masyarakat menerima kenyataan bahwa ketika akan bayar BBM yang diperlukan merasa uangnya kurang karena harga satuan per liternya naik. Ini kan sesuatu yang mengagetkan karena disampaikan tengah malam," paparnya.

Pertamina menaikan harga BBM non subsidi jenis pertamax, dan lainnya. BBM tersebut naik Rp600 dari harga awal menjadi Rp9.500. BBM jenis Pertamax Turbo mengalami kenaikan Rp600 menjadi Rp10.700. Harga Pertamina Dex naik Rp500 menjadi Rp10.500 per liter dan harga Dexlite naik Rp900 menjadi Rp9.000 per liter.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 14:42 WIB

Penarik bentor siap wujudkan Pemilu damai

Kriminalitas | 26 September 2018 - 14:34 WIB

Tahun 2018, kasus narkoba di Kudus meningkat

Pemilihan Presiden 2019 | 26 September 2018 - 14:25 WIB

Sandiaga tegaskan fokus pada isu ekonomi

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 14:03 WIB

Presiden ingatkan Pemilu tidak jadi alasan perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 13:54 WIB

Mendagri temui Ombudsman klarifikasi persoalan Ibu Kota Maybrat

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com