Jumat, 20 Juli 2018 | 23:02 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

IPTEK / Sains

Kurangi risiko lakalantas, mahasiswa Unej temuan alat deteksi kelelahan

Jumat, 06 Juli 2018 - 14:16 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Penemuan alat deteksi kelelahan oleh Mahasiswa fakultas Teknik Elektronik universitas Jember (Unej) yang dapat mengurangi angka kecelakaan berlalulintas. Alat yang diberi nama Hepinar tersebut terhubung antara kerja otak, denyut nadi ke mesin motor bagian kabulator kendaraan yang sudah diberi alat fibrasi sebagai penangkap akhir dalam kinerja alat deteksi kelelahan.

Kepada Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Jumat (5/7), mahasiwa jurusan Teknik Elektronik Unej Malikul Fanani mengatakan, alat itu dikemas dalam helm standar tersambung kabel ke rangakaian alat yang terpandang di sepeda motor dan kerjanya bisa aktif manakala gelombang teta mengirim pesan. 

"Denyut nadi orang lelah rata-rata di bawah 80 kali per menit menjadi penunjang aktifnya radio frekuensi yang akan mengaktifkan kerja alat untuk memperlambat laju kendaraan dan menyalakan lampu sen bagian kiri kendaraan, dengan laju yang terus turun dan lampu sen kiri menyala maka kendaraan yang di belakang untuk mendahului," kata Malikul Fanani yang didampingi teman se trik yaitu Kukuh Priambodo dan Iklil Sulaiman.

Dalam kesempatan yang sama Iklil Sulaiman Mahasiswa asal kabupaten Probolinggo menjelaskan keunggulan lain rakitan alat yang dilakukan tiga mahasiswa Unej itu dapat mengirim pesan kepada keluarganya atau aparat kepolisian bilamana pengguna kendaraan memerlukan bantuan emergency melalui tombol yang harus ditekan. Sedangkan kelemahan alat ini tidak bisa bekerja jika pemakai helm menggunakan jilbab atau kerudung karena alat sensor yang terpasang di bagian tali helm tidak bersentuhan langsung dengan kulit yang terhalang hijab.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com