Selasa, 11 Desember 2018 | 10:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Menpar minta UMKM di Mandalika difasilitasi permodalan

Sabtu, 07 Juli 2018 - 07:38 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Pariwisata Arief Yahya. Sumber foto: https://bit.ly/2NvPsXu
Menteri Pariwisata Arief Yahya. Sumber foto: https://bit.ly/2NvPsXu

Elshinta.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya meminta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjadi pendukung keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat diberdayakan, termasuk dalam mendapatkan bantuan modal.

"Kita harapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pariwisata akan lebih cepat tumbuh dan berkembang," tegas Menpar Arief Yahya saat mengunjungi KEK Mandalika, Jumat (6/7). Turut serta mendampingi Dirjen Bidang Pemasaran, Kadis Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Moh Faozal. Termasuk, Project Director The Mandalika, Hari Wibisono beserta staf dan kontraktor pelaksana.

Untuk itu, Menpar Arief Yahya, berharap PT Indonesia Tourism Development Corporation atau PT Pengembang Pariwisata Indonesia selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola KEK Mandalika untuk segera merealisasikan pembangunan kios-kios Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang menjadi pendukung keberadaan KEK Mandalika, sebagai destinasi wisata berkelas dunia. Kios-kios UMKM yang ditinjau Menpar Arief Yahya ini dibangun di lahan seluas 2,5 hektar yang terletak di sekitar Masjid Nurul Bilad.

Selain itu, Menpar juga akan memfasilitasi para pedagang mendapatkan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus pariwisata dari sejumlah bank BUMN. "Skemanya nanti melalui KUR di bank-bank BUMN," ucapnya, seperti dilansir dari Antara.

Kawasan bisnis UMKM nantinya akan diberi nama, The Bazaar Mandalika, menjual berbagai produk UMKM sebagai bentuk tanggungjawab sosial terhadap warga sekitar khususnya. Untuk itu, ia meminta agar nantinya para pedagang yang akan menempati kios UMKM di The Bazaar Mandalika agar dilakukan seleksi yang ketat. "Kita akan upayakan membantu para pedagang untuk mendapatkan bantuan modal, saya berharap pedagang yang mengisi kios kios ini dapat menciptakan kondisi yang dapat menarik wisatawan datang," katanya.

Menpar juga mengatakan kawasan Mandalika akan menjadi primadona kawasan pariwisata di Indonesia Timur. Karenanya, ia pun mengajak warga untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan agar para investor serta para wisatawan menikmati keindahan Lombok.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 10:35 WIB

Granat Sumut: Pelajar diselamatkan dari pengaruh narkoba

Asia Pasific | 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Jadi prioritas, perbaikan jalan Padang-Pekanbaru yang putus

Musibah | 11 Desember 2018 - 10:08 WIB

Lokasi longsor di Jalan Jati Padang dipasang cerucuk

Musibah | 11 Desember 2018 - 09:59 WIB

Banjir genangi ruas jalan di Padang

Elshinta.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya meminta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjadi pendukung keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat diberdayakan, termasuk dalam mendapatkan bantuan modal.

"Kita harapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pariwisata akan lebih cepat tumbuh dan berkembang," tegas Menpar Arief Yahya saat mengunjungi KEK Mandalika, Jumat (6/7). Turut serta mendampingi Dirjen Bidang Pemasaran, Kadis Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Moh Faozal. Termasuk, Project Director The Mandalika, Hari Wibisono beserta staf dan kontraktor pelaksana.

Untuk itu, Menpar Arief Yahya, berharap PT Indonesia Tourism Development Corporation atau PT Pengembang Pariwisata Indonesia selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola KEK Mandalika untuk segera merealisasikan pembangunan kios-kios Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang menjadi pendukung keberadaan KEK Mandalika, sebagai destinasi wisata berkelas dunia. Kios-kios UMKM yang ditinjau Menpar Arief Yahya ini dibangun di lahan seluas 2,5 hektar yang terletak di sekitar Masjid Nurul Bilad.

Selain itu, Menpar juga akan memfasilitasi para pedagang mendapatkan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus pariwisata dari sejumlah bank BUMN. "Skemanya nanti melalui KUR di bank-bank BUMN," ucapnya, seperti dilansir dari Antara.

Kawasan bisnis UMKM nantinya akan diberi nama, The Bazaar Mandalika, menjual berbagai produk UMKM sebagai bentuk tanggungjawab sosial terhadap warga sekitar khususnya. Untuk itu, ia meminta agar nantinya para pedagang yang akan menempati kios UMKM di The Bazaar Mandalika agar dilakukan seleksi yang ketat. "Kita akan upayakan membantu para pedagang untuk mendapatkan bantuan modal, saya berharap pedagang yang mengisi kios kios ini dapat menciptakan kondisi yang dapat menarik wisatawan datang," katanya.

Menpar juga mengatakan kawasan Mandalika akan menjadi primadona kawasan pariwisata di Indonesia Timur. Karenanya, ia pun mengajak warga untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan agar para investor serta para wisatawan menikmati keindahan Lombok.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 11 Desember 2018 - 08:56 WIB

ITJI hormati proses hukum oknum wartawan TV

Selasa, 11 Desember 2018 - 08:38 WIB

Polri bantah adanya operasi militer di Nduga Papua

Selasa, 11 Desember 2018 - 08:27 WIB

Ada empat kasus terkait KTP-el yang tengah ditangani

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com