Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Lingkungan

Iriawan minta industri sekitar Sungai Citarum olah limbah

Sabtu, 07 Juli 2018 - 16:26 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Pejabat Gubernur Jawa Barat M Iriawan saat meninjau salah satu pabrik di DAS Citarum. Sumber foto: https://bit.ly/2u1aS6G
Pejabat Gubernur Jawa Barat M Iriawan saat meninjau salah satu pabrik di DAS Citarum. Sumber foto: https://bit.ly/2u1aS6G

Elshinta.com - Pejabat Gubernur Jawa Barat H Mochamad Iriawan secara tegas meminta seluruh industri yang ada di sekitar aliran Sungai Citarum agar bisa mengolah limbah industri melalui Ipal yang memadai atau sesuai ketentuan yang berlaku.

"Saya minta pabrik-pabrik ini betul-betul bisa mengikuti aturan yang ada, dimana harus melakukan pengolahan limbah yang benar. Saya tegaskan, jangan main-main lagi soal limbah!" tegas Iriawan dalam siaran persnya yang dihimpun Antara, Sabtu (7/7).

Iriawan melakukan peninjauan terhadap salah satu pabrik di sekitar DAS Citarum, diduga pabrik tekstil ini membuang limbahnya langsung ke Sungai Citarum tanpa terlebih dahulu diolah melalui Ipal yang memadai.

"Kelihatannya begitu (membuang limbah ke Citarum). Makanya ditutup (mesin pengolah limbah) oleh teman-teman dari Dansektor," ujar Iriawan usai meninjau pabrik yang ada di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung.

Iriawan melihat secara langsung Ipal yang ada di pabrik tersebut dan limbah yang dihasilkan berupa cairan B-3 yang berwarna hitam pekat dengan suhu tinggi dan berbau. "Saya sudah melihat sendiri penampungan limbah, pasti tidak akan bisa menampung dengan besarnya pabrik seperti ini," pungkasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Pejabat Gubernur Jawa Barat H Mochamad Iriawan secara tegas meminta seluruh industri yang ada di sekitar aliran Sungai Citarum agar bisa mengolah limbah industri melalui Ipal yang memadai atau sesuai ketentuan yang berlaku.

"Saya minta pabrik-pabrik ini betul-betul bisa mengikuti aturan yang ada, dimana harus melakukan pengolahan limbah yang benar. Saya tegaskan, jangan main-main lagi soal limbah!" tegas Iriawan dalam siaran persnya yang dihimpun Antara, Sabtu (7/7).

Iriawan melakukan peninjauan terhadap salah satu pabrik di sekitar DAS Citarum, diduga pabrik tekstil ini membuang limbahnya langsung ke Sungai Citarum tanpa terlebih dahulu diolah melalui Ipal yang memadai.

"Kelihatannya begitu (membuang limbah ke Citarum). Makanya ditutup (mesin pengolah limbah) oleh teman-teman dari Dansektor," ujar Iriawan usai meninjau pabrik yang ada di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung.

Iriawan melihat secara langsung Ipal yang ada di pabrik tersebut dan limbah yang dihasilkan berupa cairan B-3 yang berwarna hitam pekat dengan suhu tinggi dan berbau. "Saya sudah melihat sendiri penampungan limbah, pasti tidak akan bisa menampung dengan besarnya pabrik seperti ini," pungkasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com