Jumat, 16 November 2018 | 15:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Polres Cirebon bekuk empat pelaku pungli

Minggu, 08 Juli 2018 - 06:28 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MWZnUH
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MWZnUH

Elshinta.com - Kepolisian Resor Cirebon, Jawa Barat, membekuk empat pelaku pungutan liar yang meresahkan masyarakat, terutama para sopir truk pengangkut material.

"Kita bekuk empat pelaku pungli di dua tempat yang berbeda," kata Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto di Cirebon, Sabtu (7/7).

Menurutnya ke empat pelaku itu terjaring operasi tertangkap tangan oleh Tim Tekab 852 Sat Reskrim Polres Cirebon, dimana ke empat pelaku tengah meminta uang kepada sopir truk. Untuk tempat yang pertama yaitu di jalan raya Pasar Minggu Kramat, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, dengan mengamankan dua orang pelaku yang berinisial I (35) dan W (21). "Kalau TKP kedua yaitu di jalan raya Palimanan Cirebon, juga kita amankan dua orang berinisial A (28) dan M (18)," ujarnya.

Suhermanto menuturkan para pelaku menggunakan modus pungli mereka dengan memberikan air mineral, namun itu dipaksa dan diminta uang yang lebih. Padahal harga air mineral yang mereka berikan itu umumnya hanya Rp3 ribu, mereka para pelaku meminta kepada para korban sebesar Rp5 ribu sampai 10 ribu. "Setiap kendaraan truk yang melewati jalan tersebut dimintai uang sebesar Rp5 ribu sampai 10 ribu dan dikasih air mineral," katanya.

"Ini dilakukan setiap hari Senin sampai Sabtu sekitar pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB," lanjutnya.

Dari tangan pelaku Polisi berhasil menyita barang bukti seperti enam kwitansi pembelian air mineral, dua dus air mineral, uang tunai dan juga kartu identitas anggota sebuah LSM, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 15:15 WIB

Komnas HAM beri masukan ke Presiden soal KSAD baru

Lingkungan | 16 November 2018 - 15:06 WIB

Banyak program restorasi gambut gagal, ini penyebabnya

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 14:55 WIB

Presiden yakin tujuh mimpi anak bangsa di Kapsul Waktu bisa terwujud, jika...

Aktual Olahraga | 16 November 2018 - 14:47 WIB

Kasdam I/BB berangkatkan 32 atlet Yong Moo Do ke Bali

Musibah | 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Elshinta.com - Kepolisian Resor Cirebon, Jawa Barat, membekuk empat pelaku pungutan liar yang meresahkan masyarakat, terutama para sopir truk pengangkut material.

"Kita bekuk empat pelaku pungli di dua tempat yang berbeda," kata Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto di Cirebon, Sabtu (7/7).

Menurutnya ke empat pelaku itu terjaring operasi tertangkap tangan oleh Tim Tekab 852 Sat Reskrim Polres Cirebon, dimana ke empat pelaku tengah meminta uang kepada sopir truk. Untuk tempat yang pertama yaitu di jalan raya Pasar Minggu Kramat, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, dengan mengamankan dua orang pelaku yang berinisial I (35) dan W (21). "Kalau TKP kedua yaitu di jalan raya Palimanan Cirebon, juga kita amankan dua orang berinisial A (28) dan M (18)," ujarnya.

Suhermanto menuturkan para pelaku menggunakan modus pungli mereka dengan memberikan air mineral, namun itu dipaksa dan diminta uang yang lebih. Padahal harga air mineral yang mereka berikan itu umumnya hanya Rp3 ribu, mereka para pelaku meminta kepada para korban sebesar Rp5 ribu sampai 10 ribu. "Setiap kendaraan truk yang melewati jalan tersebut dimintai uang sebesar Rp5 ribu sampai 10 ribu dan dikasih air mineral," katanya.

"Ini dilakukan setiap hari Senin sampai Sabtu sekitar pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB," lanjutnya.

Dari tangan pelaku Polisi berhasil menyita barang bukti seperti enam kwitansi pembelian air mineral, dua dus air mineral, uang tunai dan juga kartu identitas anggota sebuah LSM, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Jumat, 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Jumat, 16 November 2018 - 11:56 WIB

Polisi: HS membunuh seorang diri dengan linggis

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com