Sabtu, 22 September 2018 | 13:23 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Dalam Negeri / Pendidikan

Murid SD Indonesia juarai kompetisi matematika internasional

Senin, 09 Juli 2018 - 08:05 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Siswa-siswa Indonesia menyabet 10 medali International Mathematics Competition di Bulgaria. Sumber Foto: https://bit.ly/2u2oUES
Siswa-siswa Indonesia menyabet 10 medali International Mathematics Competition di Bulgaria. Sumber Foto: https://bit.ly/2u2oUES

Elshinta.com - Dua belas murid Sekolah Dasar (SD) Indonesia membawa pulang dua medali emas, dua medali perak dan enam medali perunggu dari ajang kompetisi matematika internasional Bulgaria (Bulgaria International Mathematics Competition/BIMC) 2018 yang berlangsung 1 sampai 5 Juli.

"Prestasi ini membuktikan bahwa kita juga mampu bersaing di kancah internasional," ujar Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Khamim, di Jakarta, Senin (9/7), seperti dikutip Antara.

Untuk kategori tim atau kelompok, delegasi Indonesia berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.

Sementara dalam kategori individu satu medali emas diraih oleh Felicia Grace Angelyn Ferdianto dari SD Cahaya Nur, Kudus; satu medali perak diperoleh Yedija Nicholas Kurniawidi dari SD Karangturi, Semarang; serta empat medali perunggu diraih oleh Ahmad Fikri Azhari (SD Muhammadiyah Plus, Batam); Mafazi Ikhwan Dhandi Hibatullah (SDS Al Furqon, Jember); Matthew Allan (SDS Kristen 10 Penabur, Jakarta); dan Ryan Suwandi (SDS Tzu Chi, Jakarta). Lima siswa lainnya mendapatkan penghargaan harapan dalam kompetisi yang diikuti 28 negara tersebut.

Khamim menjelaskan delegasi BIMC terdiri atas para siswa juara Olimpiade Sains Nasional tahun 2017. "Pembekalan delegasi dilakukan dalam dua tahapan yakni pada bulan Mei dan Juni," kata Khamim.

Yedija (12) mengungkapkan rasa senang dan bangganya bisa mempersembahkan medali perak dalam kategori individu. "Dari kecil aku memang suka matematika. Serunya matematika itu tantangannya memecahkan soal, mencari caranya," kata Yedija.

Sementara bagi peraih medali emas individu, Felicia (12), BIMC bukanlah kompetisi internasional pertamanya. Siswi yang juga gemar melukis dan membaca komik itu tidak mengira akan mendapatkan medali emas.

Pendamping tim olimpiade, Ibnu Hadi (37), mengatakan kualitas siswa Indonesia yang berkompetisi di ajang internasional tidak kalah dengan siswa di negara-negara maju lainnya. "Tantangan bagi guru untuk bisa memancing potensi siswa yang selama ini terpendam," ungkap Ibnu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 22 September 2018 - 13:13 WIB

Presiden Vietnam meninggal akibat `sakit parah`

Musibah | 22 September 2018 - 12:49 WIB

Seorang janda Simpenan gantung diri akibat depresi

Event | 22 September 2018 - 12:37 WIB

Tiongkok taklukan Thailand di Turnamen Segitiga

Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 12:25 WIB

Timnas putri U-16 Indonesia gagal lolos putaran kedua AFC U-16

Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 12:13 WIB

Pemain Timnas U-16 Indonesia tak ingin terbuai kemenangan perdana

Pemilihan Presiden 2019 | 22 September 2018 - 11:51 WIB

Hasto: Nomor urut satu sarat pesan sejarah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 22 September 2018 - 10:48 WIB

Anak Krakatau keluarkan 44 letusan

Sabtu, 22 September 2018 - 10:12 WIB

Trans Patriot siap beroperasi di Bekasi tahun ini

Sabtu, 22 September 2018 - 09:15 WIB

APT2PHI: Jokowi harus tegas terkait kisruh impor beras

Sabtu, 22 September 2018 - 08:37 WIB

Bupati-Wakil Bupati Kudus terpilih dilantik 24 September

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com