Senin, 24 September 2018 | 17:37 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Wakil Ketua DPR minta sebutan `cebong-kampret` dihentikan

Senin, 09 Juli 2018 - 13:42 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto. Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto mengatakan, istilah  “cebong-kampret“ sebaiknya  harus dihentikan karena bisa menyinggung perasaan.

"Saya sendiri, tidak pernah mengatakan hal seperti itu. Kalau mengatakan seperti itu kan bisa menyinggung perasaan," ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/7), seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko. 

Menurutnya, sebutan 'kecebong' dan 'kampret'  tidak tepat digunakan dalam pembahasan politik, sebaiknya menggunakan bahasa-bahasa yang santun.

"Kata-kata itu  juga tidak tepat untuk pembicaraan politik dalam hal yang strategis," tandasnya. 

"Jadi sebaiknya memang kita menggunakan bahasa-bahasa yang baik, lugas, dan yang tidak menimbulkan ketersinggungan antara satu dan lainnya," imbuh Agus. 

Sebelumnya, Aa Gym meminta kepada masyarakat tidak menyebut orang dengan gelar yang buruk, termasuk dengan panggilan 'kecebong' atau 'kampret'. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 17:34 WIB

1.500 personel TNI/Polri ikuti apel gabungan pengamanan Pemilu 2019

Sosbud | 24 September 2018 - 17:23 WIB

Wakapolres Langkat lepas polisi santri gelombang XV

Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 17:12 WIB

Kapolri akan tindak tegas pelaku `black campaign` Pemilu 2019

Timnas Indonesia | 24 September 2018 - 17:10 WIB

Ernando yakin bisa raih point penuh dari Vietnam

Hukum | 24 September 2018 - 16:50 WIB

Polda Metro Jaya periksa dua saksi terkait vandalisme MRT

Arestasi | 24 September 2018 - 16:38 WIB

10 tahanan kabur dari Kepulauan Seribu berhasil ditangkap

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com