Minggu, 23 September 2018 | 16:29 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Politik

Panitia seleksi hakim MK minta masukan dari KPK

Senin, 09 Juli 2018 - 15:14 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sumber foto: https://bit.ly/2zm3MyH
Sumber foto: https://bit.ly/2zm3MyH

Elshinta.com - Panitia seleksi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menemui pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta masukan dan data mengenai rekam jejak sembilan calon hakim yang telah lolos tes tertulis.

"Beliau-Beliau ingin memastikan bahwa semua calon hakim konstitusi itu bersih dari KKN. Oleh karena itu. maka meminta tolong kepada KPK untuk melakukan semacam background check terhadap para calon yang telah ada di media," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jakarta, Senin (9/7), mengenai tujuan kedatangan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Harjono, Sekretaris Pansel Cecep Sutiawan serta anggota Pansel Mas Ahmad Sentosa dan Zainal Arifin Muchtar.

Seleksi calon hakim konstitusi dilakukan untuk memilih pengganti Hakim Konstitusi Maria Farida Indrati, yang masa jabatannya akan berakhir pada 13 Agustus.

"Kami diberi tugas oleh Presiden untuk melakukan seleksi calon hakim konstitusi yang akan menggantikan Prof Maria karena tanggal 13 Agustus Prof Maria mengakhiri masa jabatan yang keduanya sehingga harus ada ganti," kata Harjono.

Ia menyatakan bahwa Pansel menemui pemimpin KPK untuk memastikan hakim konstitusi yang terpilih kompeten dan berintegritas.

"Dalam proses seleksi terakhir, kami sudah loloskan sembilan calon dan kami berharap supaya nanti kalau ada calon yang terpilih ditunjuk Presiden menjadi hakim, benar-benar calon tersebut bisa dipertanggungjawabkan tidak saja dari keilmuan tetapi juga integritasnya," ucap Harjono.

Dalam rangka mendapatkan calon yang mempunyai integritas tinggi, kata dia, Pansel telah meminta masukan dari beberapa sumber.

"Salah satu di antaranya adalah KPK untuk bisa melakukan penelitian terhadap sembilan calon itu. Di samping kami juga mengharapkan dari instansi lain ada beberapa instansi KY, PPATK, BIN, Kejaksaan untuk bisa memberikan masukan itu," kata Harjono.

"Semuanya diusahakan agar supaya memang calon hakim MK yang dari Presiden ini benar-benar terjamin integritasnya karena hakim itu dua mahkotanya, integritas yang pertama dan kedua adalah kemampuan di dalam profesinya," ia menambahkan, dikutip dari Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 23 September 2018 - 16:25 WIB

Hasto: Deklarasi kampanye damai tak boleh disia-siakan godaan kekuasaan

Aktual Olahraga | 23 September 2018 - 16:12 WIB

APC: Pembukaan Asian Para Games akan semeriah Asian Games 2018

Aktual Olahraga | 23 September 2018 - 15:52 WIB

INAPGOC selesaikan arena pendukung Asian Para Games 25 September

Pendidikan | 23 September 2018 - 15:39 WIB

Mendikbud akan bentuk direktorat khusus tangani siswa disabilitas

Badminton | 23 September 2018 - 15:27 WIB

Anthony rebut juara Tiongkok Terbuka usai kalahkan Momota

Pemilihan Presiden 2019 | 23 September 2018 - 15:15 WIB

TKN Jokowi dilarang bicara negatif terkait Prabowo-Sandi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 23 September 2018 - 14:51 WIB

Granat: Waspadai penggunaan pil PCC pada pelajar

Minggu, 23 September 2018 - 14:39 WIB

`Goyang gayung` ala Jokowi warnai Alun-Alun Kediri

Minggu, 23 September 2018 - 13:15 WIB

Menhub minta pelaku vandalisme MRT diviralkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com