Jumat, 21 September 2018 | 21:51 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Waketum Demokrat sebut akan usung AHY di Pilpres 2019

Senin, 09 Juli 2018 - 15:47 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Waketum P. Demokrat. Foto: Dody H/Elshinta.
Waketum P. Demokrat. Foto: Dody H/Elshinta.

Elshinta.com - Wakil Ketua Umum  Partai Demokrat,  Syarief Hasan mengatakan, Partai Demokrat (PD) akan mengusung  Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2019.

"Menjadi keputusan dari Demokrat bahwa apa pun koalisinya, harus AHY sebagai capres atau cawapres," katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Dikatakannya, syarat itu bukan  harga mati Demokrat dalam menentukan arah koalisi. "Jangan bilang harga mati, itu ketetapan dari Partai Demokrat," ucapnya.

Ditambahkannya, "Di hidup ini  tidak mengatakan harga mati, hidup itu  penuh dinamis, ya mari kita duduk. Yang jelas keputusan Partai Demokrat kalau tidak capres ya jadi cawapres," ujarnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

PD membuka pintu koalisi dengan Gerindra, menurutnya Ketum Gerindra Prabowo Subianto siap berkoalisi dan menerima AHY jadi cawapresnya.

"Di situ Pak Prabowo dengan tegas mengatakan siap untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat dan siap menerima AHY sebagai calon wakil presiden," paparnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:01 WIB

Jokowi-Ma`ruf nomor 1, Prabowo-Sandi nomor 2

Kriminalitas | 21 September 2018 - 20:57 WIB

Coba rebut senpi petugas, satu dari tujuh pelaku pencurian dilumpuhkan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com