Senin, 17 Desember 2018 | 15:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

KPU ikuti SK MenkumHAM terkait kepengurusan Hanura

Senin, 09 Juli 2018 - 15:58 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya mengikuti surat keputusan (SK) Menkum HAM yang mengakui kepengurusan Hanura kembali di bawah Oesman Sapta Odang (OSO) selaku ketum dan Sarifuddin Sudding selaku sekjen.

"Kami ikuti Kumham. Yang terakhir yang dikirim ke KPU adalah OSO-Sudding," katanya di KPU, Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Diketahui, sejak kisruh di internal Hanura, OSO mencopot Sudding dan menunjuk Harry L Siregar sebagai sekjen.

Dikatakannya, KPU selalu berkoordinasi dengan Kemenkum HAM jika ada perubahan kepengurusan parpol. Putusan terakhir menyatakan Hanura kembali ke kepengurusan lama.

"Kan sudah diatur mekanismenya di PKPU, 30 hari sebelum pendaftaran KPU bertanya ke Kumham, siapa pengurus terakhir? ada perubahan?," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

Hanura menuding KPU tidak independen dengan terjadinya perubahan data sipol milik Hanura. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya mengikuti surat keputusan (SK) Menkum HAM yang mengakui kepengurusan Hanura kembali di bawah Oesman Sapta Odang (OSO) selaku ketum dan Sarifuddin Sudding selaku sekjen.

"Kami ikuti Kumham. Yang terakhir yang dikirim ke KPU adalah OSO-Sudding," katanya di KPU, Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Diketahui, sejak kisruh di internal Hanura, OSO mencopot Sudding dan menunjuk Harry L Siregar sebagai sekjen.

Dikatakannya, KPU selalu berkoordinasi dengan Kemenkum HAM jika ada perubahan kepengurusan parpol. Putusan terakhir menyatakan Hanura kembali ke kepengurusan lama.

"Kan sudah diatur mekanismenya di PKPU, 30 hari sebelum pendaftaran KPU bertanya ke Kumham, siapa pengurus terakhir? ada perubahan?," jelasnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

Hanura menuding KPU tidak independen dengan terjadinya perubahan data sipol milik Hanura. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com