Selasa, 17 Juli 2018 | 13:12 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Peristiwa / Kecelakaan

Mensos: Ikhlaskan keluarga yang menjadi korban

Senin, 09 Juli 2018 - 16:17 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2u34dbU
Sumber foto: https://bit.ly/2u34dbU

Elshinta.com - Menteri Sosial Idrus Marham memberikan semangat kepada keluarga korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba agar mereka mengikhlaskan keluarga yang tidak ditemukan.

"Ikhlaskan bu, semangat bu, semangat," kata Mensos kepada salah seorang keluarga korban yang tidak sanggup menahan air matanya dan nyaris pingsan dalam pertemuan di Kantor Bupati Simalungun, Senin (9/7).

Mensos juga mengajak ibu berjilbab hitam tersebut untuk istighfar memohon ampun kepada Allah SWT.

Hal tersebut terjadi saat Mensos tengah berdialog dengan keluarga korban KM Sinar Bangun untuk menyerahkan santunan.

Dia merincikan, santunan untuk ahli waris tiga korban meninggal dan santunan untuk ahli waris 164 korban yang hilang masing-masing Rp15 juta, serta santunan untuk 18 korban selamat sebesar Rp2,5 juta per orang.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Mensos juga memastikan bahwa santunan tersebut tersalurkan semua melalui rekening BRI.

Ia juga meminta agar korban dan keluarga korban yang tidak mendapatkan santunan maupun menghadapi masalah-masalah lainnya untuk segera melaporkan ke pemkab.

Secara simbolis santunan diserahkan Mensos yang didampingi Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat serta Bupati Simalungun JR Saragih kepada tiga perwakilan korban dan keluarga korban, dikutip dari laman Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 13:07 WIB

Wapres: KPK banyak pasien, BPKP tidak efektif

Politik | 17 Juli 2018 - 12:58 WIB

PWNU Jambi dukung Said Aqil jadi cawapres Jokowi

Politik | 17 Juli 2018 - 12:36 WIB

Gerindra-PKS-PAN susun rancangan kabinet sejak dini

Aktual Dalam Negeri | 17 Juli 2018 - 12:12 WIB

Menhub: Kendaraan bermuatan lebih akibatkan ekonomi biaya tinggi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com