Presiden minta perbaikan pola penyerapan anggaran
Senin, 09 Juli 2018 - 18:23 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Presiden Joko Widodo berbicara dengan Menteri Dalam Negari Tjahjo Kumolo beserta Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Sekretaris Kabinet sebelum Rapat Terbatas. Sumber foto: https://bit.ly/2u5C842

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta para menteri dan ketua Lembaga memperbaiki pola penyerapan anggaran sehingga tidak menumpuk di akhir tahun.

"Perbaiki pola penyerapan anggaran, sehingga tidak menumpuk di akhir tahun dengan tetap menjaga kualitas output yang ada," kata Presiden saat memimpin Rapat Terbatas yang membahas realisasi dan prognosis pelaksanaan APBN 2018 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (9/8).

Kepala Negara meminta semua program yang direncanakan dan proyek strategis segera dieksekusi tepat waktu dan "good governance" (tata kelola yang baik), tepat sasaran sehingga dampaknya segera dirasakan oleh mastyarakat. "Transfer dana ke daerah dan dana desa harus segera dicairkan dan meminilasir adanya pengedapan anggaran pemerintah di perbankan," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden mengapresiasi percepatan progam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat serta belanja Kementerian/Lembaga (KL) yang tumbuh 12,1 persen dalam APBN semester I 2018 ini jauh lebih tinggi dari realisasi semester 1 2017 sebesar 0,4 persen. "Saya meminta momentum pencapaian semester 1 APBN 2018 ini terus dijaga dan ditingkatkan pada semester II ini," harapnya.

Presiden juga mengingatkan tantangan yang dihadapi tidak ringan, terutama terkait ketidakpastian perekonomian global, agar seluruh kementerian dam lembaga untuk fokus dan segera menyelesaikan program yang direncanakan.

Dalam penyerapan anggaran ini, Presiden juga meminta tetap melakukan langkah efesiensi belanja barang, seperti penghematan perjalanan dinas, rapat dan paket meeting, belanja ATK serta belanja-belanja yang tidak produktif lainnya.

Presiden dalam kesempatan ini juga mengucapkan terima kasih kepada para menteri, kepala lembaga, gubernur, bupati/walikota atas kinerja APBN semester I 2018 yang semakin membaik. "Kinerja APBN semester I 2018 yang saya lihat semakin baik dibanding peroede sama I 2017 menunjukan kinerrja yang lebih meningkat," katanya.

Jokowi mengungkapkan kinerja APBN semester I 2018 ini meningkat, diantaranya defisit anggaran yang lebih rendah, dimana turun 36,8 persen, keseimbangan primer juga sangat bagus menjadi positif karena pada tiga tahun sebelumnya masih negatif. Kepala Negara juga menyebut pembiayaan anggaran yang semakin menurun dalam dua tahun terakhir serta SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan) yang lebih besar. Kinerja APBN semester I 2018 ini, lanjut Presiden, juga didukung pendapatan negara yang tumbuh 16 persen yang didukung penerimaan perpajakan yang mampu tumbuh 14,3 persen lebih tinggi dari pertumbuhan semester I 1 2017 sebesar 9,6 persen.

"Belanja negara yang terus meningkat 5,7 persen dibanding tahun 2017 yang hanya tumbuh 3,2 persen," katanya, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 16 Februari 2019 - 07:58 WIB
Elshinta.com -Bupati Aceh Besar Mawardi Ali meninjau lokasi jembatan gantung yang putus akibat ...
Jumat, 15 Februari 2019 - 20:55 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII memastikan pas...
Jumat, 15 Februari 2019 - 20:28 WIB
Elshinta.com - PT Semua Aviasi Mandiri Jayapura membantu pembangunan di pedalaman Papua de...
Jumat, 15 Februari 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Bengkul...
Jumat, 15 Februari 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Se...
Jumat, 15 Februari 2019 - 17:49 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan kunjungan kerja sehari ke Bengkulu, Jumat sore (15/2) ini seki...
Jumat, 15 Februari 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Direktur LIMA, Ray Rangkuti menilai pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Ind...
Jumat, 15 Februari 2019 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Satgas Antimafia Bola menggeledah unit apartemen milik Pelaksana tugas (Plt...
Jumat, 15 Februari 2019 - 15:12 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan banyak mobil pribadi yang...
Jumat, 15 Februari 2019 - 14:56 WIB
Elshinta.com - Setelah melaksanakan ibadah Salat Jumat, Presiden Indonesia Joko Widodo mem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 177
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once