Senin, 19 November 2018 | 04:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Sosbud

Mensos serahkan bantuan Rp6,9 miliar untuk korban Sinabung

Senin, 09 Juli 2018 - 19:46 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Sigit Kurniawan
Mensos Idrus Marham menyerahkan jaminan hidup pengungsi erupsi sinabung relokasi tahap ketiga yang diterima Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana. Sumber foto: https://bit.ly/2zmTVZq
Mensos Idrus Marham menyerahkan jaminan hidup pengungsi erupsi sinabung relokasi tahap ketiga yang diterima Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana. Sumber foto: https://bit.ly/2zmTVZq

Elshinta.com - Menteri Sosial Idrus Marham menyerahkan bantuan jaminan hidup (jadup) untuk korban erupsi Gunung Sinabung di hunian sementara pada relokasi tahap tiga Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara.

"Pesan Bapak Presiden apabila ada anak bangsa yang terkena masalah harus diberikan bantuan. Ini bentuk tanggung jawab negara kepada rakyat," kata Mensos dihadapan pengungsi erupsi Sinabung di Pendopo Bupati Tanah Karo, di Kabanjahe, Senin (9/7).

Mensos didampingi Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat, Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana dan sejumlah pejabat lainnya menyerahkan jadup secara simbolis kepada perwakilan pengungsi. Jadup yang diberikan mencapai lebih dari Rp6,9 miliar untuk 7.690 jiwa pengungsi dari Kecamatan Namanteran, Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Tiganderket.

Mensos mengatakan, sejak awal Gunung Sinabung erupsi hingga saat ini total bantuan yang sudah diserahkan pemerintah mencapai Rp79 miliar. "Saya ingatkan, mohon uang itu betul-betul digunakan untuk kepentingan keluarga," kata Mensos, dikutip Antara.

Mensos mengatakan, pemerintah akan terus memberikan perhatian kepada rakyat termasuk yang menjadi korban bencana. Ia juga meminta Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana untuk menginventarisir warganya yang menjadi korban erupsi yang tidak mampu dan akan diikutsertakan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) maupun rastra.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Menteri Sosial Idrus Marham menyerahkan bantuan jaminan hidup (jadup) untuk korban erupsi Gunung Sinabung di hunian sementara pada relokasi tahap tiga Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara.

"Pesan Bapak Presiden apabila ada anak bangsa yang terkena masalah harus diberikan bantuan. Ini bentuk tanggung jawab negara kepada rakyat," kata Mensos dihadapan pengungsi erupsi Sinabung di Pendopo Bupati Tanah Karo, di Kabanjahe, Senin (9/7).

Mensos didampingi Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat, Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana dan sejumlah pejabat lainnya menyerahkan jadup secara simbolis kepada perwakilan pengungsi. Jadup yang diberikan mencapai lebih dari Rp6,9 miliar untuk 7.690 jiwa pengungsi dari Kecamatan Namanteran, Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Tiganderket.

Mensos mengatakan, sejak awal Gunung Sinabung erupsi hingga saat ini total bantuan yang sudah diserahkan pemerintah mencapai Rp79 miliar. "Saya ingatkan, mohon uang itu betul-betul digunakan untuk kepentingan keluarga," kata Mensos, dikutip Antara.

Mensos mengatakan, pemerintah akan terus memberikan perhatian kepada rakyat termasuk yang menjadi korban bencana. Ia juga meminta Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana untuk menginventarisir warganya yang menjadi korban erupsi yang tidak mampu dan akan diikutsertakan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) maupun rastra.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com