Jumat, 21 September 2018 | 21:50 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Sepakbola / Event

Piala Dunia 2018

Federasi Kroasia pecat staf pelatih

Selasa, 10 Juli 2018 - 07:06 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Ognjen Vukojevic. Sumber Foto: https://bit.ly/2J8SQUE
Ognjen Vukojevic. Sumber Foto: https://bit.ly/2J8SQUE

Elshinta.com - Federasi Sepak bola Kroasia (HNS) memecat Ognjen Vukojevic, staf kepelatihan tim nasional, terkait video "jayalah Ukraina" setelah Kroasia mengalahkan Rusia pada perempat final Piala Dunia, kata HNS dalam pernyataannya pada Senin (9/7).

Vukojevic dan bek Kroasia Domagoj Vida mempublikasi video di media sosial setelah pertandingan Sabtu, yang dikritik para politisi Rusia dan memicu peringatan dari komite disiplin FIFA, demikian dilaporkan Reuters.

Hubungan antara Ukraina dan tuan rumah Piala Dunia Rusia masih "panas," setelah aneksasi Rusia terhadap semenanjung Krimea pada 2014, dan dukungan mereka terhadap kelompok pro Rusia di wilayah Timur negeri itu.

HNS mengatakan pihaknya telah mencabut akreditasi Vukojevic di Piala Dunia, dan membebas tugaskan dirinya sebagai pengamat untuk skuat Kroasia. "HNS meminta maaf kepada warga Rusia untuk tindakan-tindakan anggota delegasi Kroasia," kata mereka, seperti dikutip Antara.

Pihaknya mengatakan bahwa Vukojevic dan Vida meminta maaf untuk pernyataan-pernyataan mereka, mengatakan bahwa mereka tidak berniat untuk menyuaakan pesan-pesan politik namun "sayangnya memberi ruang untuk interpretasi-interpretasi seperti itu."

Baik Vukojevic dan Vida pernah bermain untuk klub Ukraina Dynamo Kiev. Kroasia akan berhadapan dengan Inggris di semifinal turnamen di Moskow pada Rabu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:01 WIB

Jokowi-Ma`ruf nomor 1, Prabowo-Sandi nomor 2

Kriminalitas | 21 September 2018 - 20:57 WIB

Coba rebut senpi petugas, satu dari tujuh pelaku pencurian dilumpuhkan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Jumat, 21 September 2018 - 10:27 WIB
Piala U-16 Asia

Empat pemain baru siap gabung Timnas U-16 Indonesia

Jumat, 21 September 2018 - 08:43 WIB
Piala U-16 Asia

Fakhri: Pemain baru Timnas U-16 masih perlu adaptasi

Jumat, 21 September 2018 - 08:20 WIB
Piala U-16 Asia 

Fakhri: Timnas Indonesia siap hadapi Iran di laga perdana

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com