Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:25 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Polisi tangkap pelaku penggelapan dana JKN

Selasa, 10 Juli 2018 - 07:49 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Kepolisian Resor Lhokseumawe menangkap mantan bendahara Puskesmas Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, yang diduga menggelapkan uang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu, Senin (9/7) malam mengatakan, bahwa pihaknya telah menangkap satu orang tersangka tindak pidana penggelapan biaya JKN sebesar Rp191 juta.

Tersangka yang berinisial AZ (36) yang merupakan mantan bendahara di Puskesmas Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe tersebut, ditangkap pada Senin (9/7) sekitar pukul 10.30 WIB, di Puskesmas setempat.

"Seorang tersangka mantan bendahara Puskesmas kita tangkap dengan tindak pidana pidana penggelapan dalam jabatan dan atau pemalsuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 Jo Pasal 263 KUHP," ungkap AKP Budi, seperti dikutip Antara.

Sebutnya, kronologis awal kejadiannya diketahui pada Rabu (11/4) lalu, saat bendahara baru di Puskesmas setempat yang bernama Cut Malahayati menanyakan tentang masalah penarikan uang JKN pada bulan Januari-Maret 2018. Namun disebutkan belum dilakukan penarikan. Akan tetapi setelah dilakukan pencetakan rekening, diketahui bahwa uang dimaksud telah dicairkan oleh bendahara lama dengan menggunakan lima lembar cek.

Setelah diketahui bahwa uang tersebut telah dicairkan oleh bendahara lama, maka dibuatlah laporan ke polisi terkait penarikan uang dimaksud. Maka setelah terpenuhinya dua alat bukti berupa lima lembar cek dan juga adanya hasil uji tanda tangan dari laboratorium forensik cabang Medan, maka kita lakukan penangkapan terhadap tersangka ditempat kerjanya," pungkas Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Kepolisian Resor Lhokseumawe menangkap mantan bendahara Puskesmas Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, yang diduga menggelapkan uang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu, Senin (9/7) malam mengatakan, bahwa pihaknya telah menangkap satu orang tersangka tindak pidana penggelapan biaya JKN sebesar Rp191 juta.

Tersangka yang berinisial AZ (36) yang merupakan mantan bendahara di Puskesmas Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe tersebut, ditangkap pada Senin (9/7) sekitar pukul 10.30 WIB, di Puskesmas setempat.

"Seorang tersangka mantan bendahara Puskesmas kita tangkap dengan tindak pidana pidana penggelapan dalam jabatan dan atau pemalsuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 Jo Pasal 263 KUHP," ungkap AKP Budi, seperti dikutip Antara.

Sebutnya, kronologis awal kejadiannya diketahui pada Rabu (11/4) lalu, saat bendahara baru di Puskesmas setempat yang bernama Cut Malahayati menanyakan tentang masalah penarikan uang JKN pada bulan Januari-Maret 2018. Namun disebutkan belum dilakukan penarikan. Akan tetapi setelah dilakukan pencetakan rekening, diketahui bahwa uang dimaksud telah dicairkan oleh bendahara lama dengan menggunakan lima lembar cek.

Setelah diketahui bahwa uang tersebut telah dicairkan oleh bendahara lama, maka dibuatlah laporan ke polisi terkait penarikan uang dimaksud. Maka setelah terpenuhinya dua alat bukti berupa lima lembar cek dan juga adanya hasil uji tanda tangan dari laboratorium forensik cabang Medan, maka kita lakukan penangkapan terhadap tersangka ditempat kerjanya," pungkas Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com