Senin, 19 November 2018 | 04:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Ekonomi

Habis Lebaran, harga telur di Jakarta malah naik

Selasa, 10 Juli 2018 - 12:11 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2KVGUuu
Sumber foto: https://bit.ly/2KVGUuu

Elshinta.com - Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Jakarta pada Selasa (10/7), mencapai harga Rp30.000 per kilogram.

"Sehabis Lebaran harga telur terus naik. Sekarang harganya Rp30.000 per kilogram," ujar seorang pedagang sembako, Rizal, di Pasar Palmerah, Jakarta.

Rizal menjelaskan harga telur ayam setelah Lebaran Rp24.000 per kilogram kemudian naik menjadi Rp26.000 dan sekarang mencapai Rp30.000. Bahkan sejumlah pedagang di Palmerah ada yang menjual telur ayam dengan harga Rp32.000 per kilogram.

Rizal mengaku tak tahu pasti penyebab naiknya harga telur tersebut. Akan tetapi ia menduga kenaikan tersebut berkaitan dengan melemahnya Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.

"Sepertinya belum ada tanda-tanda harga telur ayam akan turun dalam waktu dekat ini." Pedagang sembako lainnya, Rian, mengaku harga telur terus merangkak naik dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga telur tersebut berdampak pada penghasilannya, dikutip dari laman Antara.

Biasanya Rian berhasil menjual sekitar dua peti telur ayam atau sekitar 30 kilogram telur dalam sehari.

"Sekarang sejak harga telur naik, satu peti pun susah menjualnya dalam sehari," keluh Rian.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Jakarta pada Selasa (10/7), mencapai harga Rp30.000 per kilogram.

"Sehabis Lebaran harga telur terus naik. Sekarang harganya Rp30.000 per kilogram," ujar seorang pedagang sembako, Rizal, di Pasar Palmerah, Jakarta.

Rizal menjelaskan harga telur ayam setelah Lebaran Rp24.000 per kilogram kemudian naik menjadi Rp26.000 dan sekarang mencapai Rp30.000. Bahkan sejumlah pedagang di Palmerah ada yang menjual telur ayam dengan harga Rp32.000 per kilogram.

Rizal mengaku tak tahu pasti penyebab naiknya harga telur tersebut. Akan tetapi ia menduga kenaikan tersebut berkaitan dengan melemahnya Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.

"Sepertinya belum ada tanda-tanda harga telur ayam akan turun dalam waktu dekat ini." Pedagang sembako lainnya, Rian, mengaku harga telur terus merangkak naik dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga telur tersebut berdampak pada penghasilannya, dikutip dari laman Antara.

Biasanya Rian berhasil menjual sekitar dua peti telur ayam atau sekitar 30 kilogram telur dalam sehari.

"Sekarang sejak harga telur naik, satu peti pun susah menjualnya dalam sehari," keluh Rian.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com