Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hukum

KPK periksa Direktur PT Taipan Indonesia terkait suap Bakamla

Selasa, 10 Juli 2018 - 13:17 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Jubir KPK Febri D. Foto: Doddy/Elshinta.com.
Jubir KPK Febri D. Foto: Doddy/Elshinta.com.

Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Direktur PT Taipan Indonesia Abu Djaja terkait kasus dugaan suap pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2006 dengan tersangka Fayakhun Andriadi.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FA (Fayakhun Andriadi)," katanya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/7) seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

KPK juga akan memeriksa dua pihak swasta bernama Kartika dan Setyo Adi Baroto, juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fayakhun Andriadi.

Sebelumnya, KPK menetapkan anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi (FA) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla, diduga menerima fee sebanyak Rp 12 miliar dan USD 300 ribu.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK memeriksa Direktur PT Taipan Indonesia Abu Djaja terkait kasus dugaan suap pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2006 dengan tersangka Fayakhun Andriadi.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FA (Fayakhun Andriadi)," katanya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/7) seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

KPK juga akan memeriksa dua pihak swasta bernama Kartika dan Setyo Adi Baroto, juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fayakhun Andriadi.

Sebelumnya, KPK menetapkan anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi (FA) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla, diduga menerima fee sebanyak Rp 12 miliar dan USD 300 ribu.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Jumat, 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com