Senin, 17 Desember 2018 | 15:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Polisi tetapkan komisaris PT Abu Tours jadi tersangka

Selasa, 10 Juli 2018 - 13:05 WIB    |    Penulis : Fransiskus Yuno    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2zrsSfI
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2zrsSfI

Elshinta.com Kepolisian menetapkan komisaris PT Amanah Bersama (Abu) Tours Khaeruddin M Lattas alias Heru sebagai tersangka. Khairuddin diduga telah menikmati uang jamaah Abu Tours untuk kepentingan pribadinya.

Menurut Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani saat dihubungi Elshinta pada Selasa (10/7) mengatakan penanganan kasus Abu Tours dalam 2 bulan terakhir, pihaknya sudah menetapkan 2 tersangka dan kasus tersebut telah dilimpahkan ke kejaksaan.

“Dari Kejaksaan turun tim untuk memeriksa beberapa saksi lagi, dari beberapa saksi ini kita mendapatkan lagi 1 tersangka yaitu Muhammad Heru,” paparnya.

Dia salah satu Komisaris di Abu Tours, lanjut Dicky, peran dari Muhammad Heru adalah mengumpulkan uang-uang para jamaah.

“Atas prestasi yang ia telah menyetor begitu banyak uang, maka si Heru ini dapat bonus dari bosnya yaitu berupa rumah, mobil, dan juga biaya naik haji dan umroh selama 2 tahun, jadi Heru kita tetapkan sebagai tersangka dan kita tahan, jadi dia melanggar pasal 372, pasal 378 KUHP dan juga pasal yang ada di Undang-undang Pencucian Uang,” terangnya.

Penulis: Yuno.

Editor: Sigit K.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com Kepolisian menetapkan komisaris PT Amanah Bersama (Abu) Tours Khaeruddin M Lattas alias Heru sebagai tersangka. Khairuddin diduga telah menikmati uang jamaah Abu Tours untuk kepentingan pribadinya.

Menurut Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani saat dihubungi Elshinta pada Selasa (10/7) mengatakan penanganan kasus Abu Tours dalam 2 bulan terakhir, pihaknya sudah menetapkan 2 tersangka dan kasus tersebut telah dilimpahkan ke kejaksaan.

“Dari Kejaksaan turun tim untuk memeriksa beberapa saksi lagi, dari beberapa saksi ini kita mendapatkan lagi 1 tersangka yaitu Muhammad Heru,” paparnya.

Dia salah satu Komisaris di Abu Tours, lanjut Dicky, peran dari Muhammad Heru adalah mengumpulkan uang-uang para jamaah.

“Atas prestasi yang ia telah menyetor begitu banyak uang, maka si Heru ini dapat bonus dari bosnya yaitu berupa rumah, mobil, dan juga biaya naik haji dan umroh selama 2 tahun, jadi Heru kita tetapkan sebagai tersangka dan kita tahan, jadi dia melanggar pasal 372, pasal 378 KUHP dan juga pasal yang ada di Undang-undang Pencucian Uang,” terangnya.

Penulis: Yuno.

Editor: Sigit K.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com