Senin, 19 November 2018 | 13:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Menkeu sebut dana pendidikan 20 persen untuk cerdaskan bangsa

Selasa, 10 Juli 2018 - 14:46 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Dody Handoko/Elshinta.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Dody Handoko/Elshinta.

Elshinta.com - Menteri Keuangan  Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dana pendidikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini sebesar 20%. Pada 2009 Indonesia pertama kali berkomitmen untuk mewujudkan 20% anggaran pendidikan di APBN. 

"Saya itu Menteri Keuangan pertama yang diperkarakan di Mahkamah Konstitusi karena berkomitmen 20% untuk pendidikan dan harus tercermin, terlihat dan terhitung di APBN," katanya di gedung Guru, Jakarta Pusat, Selasa (10/7) seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko. 

Menurutnya, jumlah anggaran tersebut bertujuan untuk mewujudkan visi mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya dibesarkan oleh orang tua yang setiap hari membahas pendidikan, pendidikan sudah ada di aliran darah saya,"ucapnya.

Dikatakannya, jumlah 20% di APBN memang dinilai sangat besar, namun hal itu dilakukan demi mewujudkan pendidikan yang baik di Indonesia. Di  sisi lain pemerintah juga harus memberikan dana-dana untuk belanja yang lain seperti transfer ke daerah, subsidi, hingga kesejahteraan. 

Dijelaskannya, pada 2009 anggaran pendidikan di APBN tercatat Rp 153 triliun, pada 2013 naik menjadi Rp 419 triliun dan tahun ini menjadi Rp 444 triliun. "Setiap tahun anggaran ini naik, karena memang pendapatan dan belanjanya juga naik," paparnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 12:55 WIB

DPRD dorong optimalisasi pelaksanaan regulasi Pilkades

Musibah | 19 November 2018 - 12:42 WIB

Regu penyelamat cari penumpang jatuh di laut

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 12:18 WIB

50 tandon air dibagikan DMI pada 50 masjid di Kota Malang

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 11:51 WIB

Polda Metro gelar pra-rekonstruksi pembunuhan satu keluarga

Elshinta.com - Menteri Keuangan  Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dana pendidikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini sebesar 20%. Pada 2009 Indonesia pertama kali berkomitmen untuk mewujudkan 20% anggaran pendidikan di APBN. 

"Saya itu Menteri Keuangan pertama yang diperkarakan di Mahkamah Konstitusi karena berkomitmen 20% untuk pendidikan dan harus tercermin, terlihat dan terhitung di APBN," katanya di gedung Guru, Jakarta Pusat, Selasa (10/7) seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko. 

Menurutnya, jumlah anggaran tersebut bertujuan untuk mewujudkan visi mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya dibesarkan oleh orang tua yang setiap hari membahas pendidikan, pendidikan sudah ada di aliran darah saya,"ucapnya.

Dikatakannya, jumlah 20% di APBN memang dinilai sangat besar, namun hal itu dilakukan demi mewujudkan pendidikan yang baik di Indonesia. Di  sisi lain pemerintah juga harus memberikan dana-dana untuk belanja yang lain seperti transfer ke daerah, subsidi, hingga kesejahteraan. 

Dijelaskannya, pada 2009 anggaran pendidikan di APBN tercatat Rp 153 triliun, pada 2013 naik menjadi Rp 419 triliun dan tahun ini menjadi Rp 444 triliun. "Setiap tahun anggaran ini naik, karena memang pendapatan dan belanjanya juga naik," paparnya. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com