Jumat, 20 Juli 2018 | 23:25 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Peristiwa / Kecelakaan

40 kapal terbakar di Pelabuhan Benoa tidak berasuransi

Selasa, 10 Juli 2018 - 15:57 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Sigit Kurniawan
Sumber foto: https://bit.ly/2zoTDRJ
Sumber foto: https://bit.ly/2zoTDRJ

Elshinta.com - Pengurus Asosiasi Tuna Longline Indonesia (ATLI) Provinsi Bali menduga 40 kapal ikan yang terbakar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, tidak didaftarkan sebagai peserta asuransi oleh pemiliknya.

"Sepertinya 40 kapal yang terbakar ini tidak diasuransikan oleh perusahaan yang rata-rata kapal yang terbakar ini hampir semua merupakan anggota ATLI," kata Ketua II ATLI Provinsi Bali Agus Dwi Siswantaputra di Denpasar, Selasa (10/7).

Ia menuturkan dahulu anggota ATLI memang ingin mengangsuransikan kapal mereka yang terbuat dari kayu dan didatangi sejumlah perusahaan asuransi.

Namun, pihak perusahaan asuransi tidak berani menindaklanjuti, karena kapal seluruh ATLI terbuat dari kayu berlapis fiber.

Ia menegaskan meskipun ada pihak asuransi yang berani mengambil itu, namun premier yang dikenakan untuk masing-masing kapal tinggi sekali atau kisaran 500 sampai 300 persen dari kapal besi, dikutip dari laman Antara.

Dwi mengatakan ada juga pihak asuransi yang mau mendaftarkan kapal, namun ada persyaratan seperti jarak operasinya yang tidak boleh melebihi jenis kapal. Kapal longline itu tidak bisa berlayar lebih dari 60 mil.

"Jadi ini yang menjadi kendala untuk diasuransikan. Namun, rata-rata memang diakuinya semua kapal ATLI yang terbakar tidak diasuransikan," ujarnya.

"Untuk para anak buah kapal, wajib hukumnya anggota ATLI mengasuransikan anak buah kapal (ABK), karena kalau ABK tidak diasuransi kapal tidak bisa beroperasi," tegasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com