Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Gerindra: Pengajuan AHY tidak ganggu komunikasi partai lain

Selasa, 10 Juli 2018 - 17:15 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Sigit Kurniawan
Agus Harimurti Yudhoyono. Sumber foto: https://bit.ly/2L3nDUE
Agus Harimurti Yudhoyono. Sumber foto: https://bit.ly/2L3nDUE

Elshinta.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan sikap Partai Demokrat yang mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, tidak akan mengganggu komunikasi politik dengan partai-partai politik lainnya.

"Tidak ganggu, kan itu biasa karena semua partai ingin mendorong semua kadernya. Seperti PKS mendorong sembilan nama, PAN satu nama lalu menjadi empat nama sehingga kami hormati," kata Riza di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/7).

Dia mengatakan saat ini partainya sedang berproses untuk mematangkan koalisi bersama mengusung Prabowo sebagai calon presiden.

Menurut dia, dalam usaha membangun koalisi tersebut, partai politik yang sudah dekat adalah PKS dan PAN, selain itu Demokrat semakin dekat.

"Jadi kami mudah-mudahan hampir pasti dengan partai-partai tersebut, lalu bisa saja Cak Imin (Muhaimin Iskandar) bergabung dengan kami dan partai non-parlemen seperti Partai Bulan Bintang (PBB)," ujarnya.

Dia menjelaskan partainya tetap berkeyakinan parpol koalisi mendukung Prabowo sebagai capres dan Gerindra mempertimbangkan nama-nama potensial sebagai cawapres seperti Anies Baswedan, AHY, Zulkifli Hasan, Hilmi Aminudin, dan Ahmad Heryawan.

Menurut dia terkait latar belakang capres-cawapres, partainya tidak mendikotomikan apakah dari kalangan sipil atau militer, perempuan atau laki-laki.

"Apakah militer-militer, militer-sipil boleh saja, saat ini masyarakat semakin cerdas dan teliti dalam melihat figur," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 17 Oktober 2018 - 06:29 WIB

Timnas Indonesia vs Hong Kong imbang, ini pengakuan Bima Sakti

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Bencana Alam | 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

Elshinta.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan sikap Partai Demokrat yang mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, tidak akan mengganggu komunikasi politik dengan partai-partai politik lainnya.

"Tidak ganggu, kan itu biasa karena semua partai ingin mendorong semua kadernya. Seperti PKS mendorong sembilan nama, PAN satu nama lalu menjadi empat nama sehingga kami hormati," kata Riza di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/7).

Dia mengatakan saat ini partainya sedang berproses untuk mematangkan koalisi bersama mengusung Prabowo sebagai calon presiden.

Menurut dia, dalam usaha membangun koalisi tersebut, partai politik yang sudah dekat adalah PKS dan PAN, selain itu Demokrat semakin dekat.

"Jadi kami mudah-mudahan hampir pasti dengan partai-partai tersebut, lalu bisa saja Cak Imin (Muhaimin Iskandar) bergabung dengan kami dan partai non-parlemen seperti Partai Bulan Bintang (PBB)," ujarnya.

Dia menjelaskan partainya tetap berkeyakinan parpol koalisi mendukung Prabowo sebagai capres dan Gerindra mempertimbangkan nama-nama potensial sebagai cawapres seperti Anies Baswedan, AHY, Zulkifli Hasan, Hilmi Aminudin, dan Ahmad Heryawan.

Menurut dia terkait latar belakang capres-cawapres, partainya tidak mendikotomikan apakah dari kalangan sipil atau militer, perempuan atau laki-laki.

"Apakah militer-militer, militer-sipil boleh saja, saat ini masyarakat semakin cerdas dan teliti dalam melihat figur," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 17 Oktober 2018 - 01:23 WIB

Gempa guncang Sumba Barat Daya dan Badung Bali

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:28 WIB

Upah minimum provinsi naik 8,03 persen tahun 2019

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Luhut: Meikarta tak pernah keluhkan masalah izin

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com