Rabu, 12 Desember 2018 | 13:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Politik

Gerindra: Pengajuan AHY tidak ganggu komunikasi partai lain

Selasa, 10 Juli 2018 - 17:15 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Sigit Kurniawan
Agus Harimurti Yudhoyono. Sumber foto: https://bit.ly/2L3nDUE
Agus Harimurti Yudhoyono. Sumber foto: https://bit.ly/2L3nDUE

Elshinta.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan sikap Partai Demokrat yang mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, tidak akan mengganggu komunikasi politik dengan partai-partai politik lainnya.

"Tidak ganggu, kan itu biasa karena semua partai ingin mendorong semua kadernya. Seperti PKS mendorong sembilan nama, PAN satu nama lalu menjadi empat nama sehingga kami hormati," kata Riza di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/7).

Dia mengatakan saat ini partainya sedang berproses untuk mematangkan koalisi bersama mengusung Prabowo sebagai calon presiden.

Menurut dia, dalam usaha membangun koalisi tersebut, partai politik yang sudah dekat adalah PKS dan PAN, selain itu Demokrat semakin dekat.

"Jadi kami mudah-mudahan hampir pasti dengan partai-partai tersebut, lalu bisa saja Cak Imin (Muhaimin Iskandar) bergabung dengan kami dan partai non-parlemen seperti Partai Bulan Bintang (PBB)," ujarnya.

Dia menjelaskan partainya tetap berkeyakinan parpol koalisi mendukung Prabowo sebagai capres dan Gerindra mempertimbangkan nama-nama potensial sebagai cawapres seperti Anies Baswedan, AHY, Zulkifli Hasan, Hilmi Aminudin, dan Ahmad Heryawan.

Menurut dia terkait latar belakang capres-cawapres, partainya tidak mendikotomikan apakah dari kalangan sipil atau militer, perempuan atau laki-laki.

"Apakah militer-militer, militer-sipil boleh saja, saat ini masyarakat semakin cerdas dan teliti dalam melihat figur," katanya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 12 Desember 2018 - 13:29 WIB

Bekraf beri bantuan pada ribuan pekerja kreatif

Kecelakaan | 12 Desember 2018 - 13:17 WIB

Pesawat Alfra Trans tergelincir saat mendarat di Papua

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 13:08 WIB

BSSN deteksi 207,9 juta serangan trojan dan 36 juta aktivitas malware

Aktual Pemilu | 12 Desember 2018 - 13:00 WIB

Pemilih gangguan jiwa di Gorontalo capai 525 orang

Aktual Dalam Negeri | 12 Desember 2018 - 12:51 WIB

Ibu Negara ajak anak-anak gemari makanan sehat

Aktual Luar Negeri | 12 Desember 2018 - 12:42 WIB

Pengadilan Kanada bebaskan petinggi Huawei dengan jaminan

Elshinta.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan sikap Partai Demokrat yang mengajukan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, tidak akan mengganggu komunikasi politik dengan partai-partai politik lainnya.

"Tidak ganggu, kan itu biasa karena semua partai ingin mendorong semua kadernya. Seperti PKS mendorong sembilan nama, PAN satu nama lalu menjadi empat nama sehingga kami hormati," kata Riza di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/7).

Dia mengatakan saat ini partainya sedang berproses untuk mematangkan koalisi bersama mengusung Prabowo sebagai calon presiden.

Menurut dia, dalam usaha membangun koalisi tersebut, partai politik yang sudah dekat adalah PKS dan PAN, selain itu Demokrat semakin dekat.

"Jadi kami mudah-mudahan hampir pasti dengan partai-partai tersebut, lalu bisa saja Cak Imin (Muhaimin Iskandar) bergabung dengan kami dan partai non-parlemen seperti Partai Bulan Bintang (PBB)," ujarnya.

Dia menjelaskan partainya tetap berkeyakinan parpol koalisi mendukung Prabowo sebagai capres dan Gerindra mempertimbangkan nama-nama potensial sebagai cawapres seperti Anies Baswedan, AHY, Zulkifli Hasan, Hilmi Aminudin, dan Ahmad Heryawan.

Menurut dia terkait latar belakang capres-cawapres, partainya tidak mendikotomikan apakah dari kalangan sipil atau militer, perempuan atau laki-laki.

"Apakah militer-militer, militer-sipil boleh saja, saat ini masyarakat semakin cerdas dan teliti dalam melihat figur," katanya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com