Polda Jateng bongkar peredaran kosmetik palsu
Selasa, 10 Juli 2018 - 20:08 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2AbQwIQ

Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Tengah membongkar praktik peredaran kosmetik palsu yang dijual secara daring di beberapa daerah.

"Dalam kasus peredaran kosmetik palsu ini, kami mengamankan seorang tersangka yang diduga sebagai pemilik barang-barang ilegal dan gudang tempat penyimpanannya," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Hendra Suhartiyono saat gelar perkara di Semarang, Selasa (10/7).

Ia menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi peredaran berbagai jenis kosmetik palsu di daerah Kota Semarang dan sekitarnya yang dijual secara daring. Menindaklanjuti informasi tersebut, kepolisian melakukan pelacakan melalui patroli siber dan menemukan beberapa akun di media sosial Instagram yang tertaut satu dengan lainnya.

Setelah bekerja sama dengan salah satu korban, polisi kemudian berpura-pura menjadi pembeli kosmetik palsu hingga tersangka bersedia mengirimkan nomor teleponnya melalui aplikasi WhatsApp guna kepentingan transaksi. "Setelah ada kesepakatan jual beli, kami mendatangi toko tersangka dan ternyata memang benar, barang-barang yang dijual ternyata palsu dan tidak terdaftar di BPOM," ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka pengedar kosmetik palsu dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan. Selain menangkap seorang tersangka, polisi juga menyita ratusan dus berisi kosmestik ilegal di toko dan gudang milik tersangka yang terletak di kawasan Pedurungan sebagai barang bukti. Hendra mengimbau masyarakat agar teliti sebelum membeli dan tidak mudah percaya terhadap produk kosmestik yang dijual secara daring dengan harga murah karena kosmetik palsu membahayakan kesehatan yang menggunakannya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rabu, 24 April 2019 - 18:11 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi...
Selasa, 23 April 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Seorang mahasiswi berinisial DVK (18) warga Kelurahan Sidomulyo Kecamatan T...
Sabtu, 20 April 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Polsek Sawah Besar telah melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV dan sa...
Sabtu, 20 April 2019 - 07:14 WIB
Elshinta.com - Seorang wanita yang diketahui bernama Indrawati Cipta (46) ditemukan tewas ...
Jumat, 19 April 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Polda Jambi masih terus mendalami kasus pembakaran 15 kotak suara DPRD Kota...
Kamis, 18 April 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio S. Djambak mengunjungi Pos TNI AL Pusong, Kota ...
Sabtu, 13 April 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28), AS (sebelumnya di...
Jumat, 12 April 2019 - 20:34 WIB
Elshinta.com - Setelah melalui proses pemeriksaan oleh tim Forensik Polda Jawa Timur, potongan ...
Jumat, 12 April 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur berhasil menangkap dua pelaku terkait kasus pembunuhan dan...
Kamis, 11 April 2019 - 10:23 WIB
Elshinta.com - Tiga dari 12 siswi SMA yang diduga sebagai pelaku perundungan terhadap Aud ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)