Selasa, 11 Desember 2018 | 10:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Aktual IPTEK

Kemenkominfo: Tidak ada akun Facebook Indonesia yang bocor

Rabu, 11 Juli 2018 - 06:07 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2umv9my
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2umv9my

Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan investigasi awal yang dilaporkan Facebook kepada pihaknya dalam surat tidak terdapat akun dari Indonesia yang bocor terkait kasus Cambridge Analytica.

"Investigasi awal tidak ada satupun yang namanya dari Indonesia tersedot Cambridge Analytica ini," ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani di Jakarta, Selasa (10/7).

Semuel mengatakan, hasil investigasi awal tersebut senada dengan tidak adanya laporan masyarakat yang merasa akunnya bocor kepada Polri. Dalam investigasi awal itu juga disebutkan dari laporan sebelumnya sebanyak 87 juta akun yang disalahgunakan datanya oleh Cambridge Analytica, ternyata hanya 30 juta dan hanya di AS.

Semuel mengatakan, berdasarkan investigasi awal juga ditemukan tidak ada pelanggaran pengamanan data yang dilakukan facebook dan Cambridge Analytica tidak pernah sekalipun menembus pengamanan data itu.

"Tidak ada kebocoran, yang ada sesuai dengan perjanjian Facebook dengan Cambridge Analytica itu juga dibatasi bagaimana pengaturan privasi levelnya," kata dia.

Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan mengatur privasi media sosial apabila tidak ingin informasinya dibagikan secara umum. Kemenkominfo pun akan terus memantau perkembangan investigasi yang masih terus berjalan itu untuk mengetahui informasi selanjutnya, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 10:35 WIB

Granat Sumut: Pelajar diselamatkan dari pengaruh narkoba

Asia Pasific | 11 Desember 2018 - 10:26 WIB

Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Jadi prioritas, perbaikan jalan Padang-Pekanbaru yang putus

Musibah | 11 Desember 2018 - 10:08 WIB

Lokasi longsor di Jalan Jati Padang dipasang cerucuk

Musibah | 11 Desember 2018 - 09:59 WIB

Banjir genangi ruas jalan di Padang

Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan investigasi awal yang dilaporkan Facebook kepada pihaknya dalam surat tidak terdapat akun dari Indonesia yang bocor terkait kasus Cambridge Analytica.

"Investigasi awal tidak ada satupun yang namanya dari Indonesia tersedot Cambridge Analytica ini," ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani di Jakarta, Selasa (10/7).

Semuel mengatakan, hasil investigasi awal tersebut senada dengan tidak adanya laporan masyarakat yang merasa akunnya bocor kepada Polri. Dalam investigasi awal itu juga disebutkan dari laporan sebelumnya sebanyak 87 juta akun yang disalahgunakan datanya oleh Cambridge Analytica, ternyata hanya 30 juta dan hanya di AS.

Semuel mengatakan, berdasarkan investigasi awal juga ditemukan tidak ada pelanggaran pengamanan data yang dilakukan facebook dan Cambridge Analytica tidak pernah sekalipun menembus pengamanan data itu.

"Tidak ada kebocoran, yang ada sesuai dengan perjanjian Facebook dengan Cambridge Analytica itu juga dibatasi bagaimana pengaturan privasi levelnya," kata dia.

Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan mengatur privasi media sosial apabila tidak ingin informasinya dibagikan secara umum. Kemenkominfo pun akan terus memantau perkembangan investigasi yang masih terus berjalan itu untuk mengetahui informasi selanjutnya, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com