Minggu, 22 Juli 2018 | 21:19 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Pemilu / Aktual Pemilu

Presiden ajak ulama pandai-pandai pilih pemimpin

Rabu, 11 Juli 2018 - 06:46 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Presiden Jokowi dalam acara Halal Bihalal dan Silaturrahim Nasional Ulama Muda Indonesia, Selasa (11/7). Sumber foto: https://bit.ly/2ua0Wb6
Presiden Jokowi dalam acara Halal Bihalal dan Silaturrahim Nasional Ulama Muda Indonesia, Selasa (11/7). Sumber foto: https://bit.ly/2ua0Wb6

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para ulama agar bisa mendidik masyarakat untuk pandai-pandai memilih pemimpin di tahun politik yang semakin memanas.

"Tahun ini kita memasuki tahun politik, tahun depan adalah tahun politik, kita harus mengajak masyarakat masuk tahun politik pandai memilih pemimpin," kata Presiden Jokowi dalam acara Halal Bihalal dan Silaturrahim Nasional Ulama Muda Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI), di Sentul International Convention Centre (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/7).

Dalam forum yang dihadiri 15.000 ulama muda dari berbagai provinsi itu, Presiden berpesan agar ulama memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, tetangga, teman, saudara, teman sedaerah, dan siapapun sesuai fakta dan bukti yang ada.

Presiden ingin agar ulama tidak terjebak untuk ikut serta mengabarkan berita bohong, hoax, terutama di media sosial. 

"Ini harus kita jaga. Dalam pilih pemimpin sampaikan kepada teman dilihat rekam jejak seperti apa, track recordnya, prestasinya apa, kinerjanya apa, jangan sampai mudah masyarakat dihasut, jangan diberi kabar tidak betul, fakta tidak betul," katanya, dikutip Antara.

Menurut Presiden Jokowi, memang masyarakat di Tanah Air diberi kebebasan berekspresi, berpendapat, tapi tetap saja ada batasan, tata krama, sopan santun, dan etikanya. 

"Jangan sampai diberi kebebasan gampang mudah mencela, gampang cemooh orang lain, itu bukan nilai Islami yang diajarkan Rasulullah," tandasnya. 

Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh masyarakat khususnya ulama untuk berpikir penuh kecintaan, ke arah positif, dengan prasangka baik.

"Inilah yang akan menjadikan bangsa ini besar, kuat," pungkasnya. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 21:14 WIB

Pemerintah serius perluas penggunaan Biodiesel 20

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 20:37 WIB

Tips bagi jamaah Haji yang tersesat dan pingsan

Pemilihan Presiden 2019 | 22 Juli 2018 - 20:28 WIB

KPU Langkat skors rapat pleno DPSHP Pemilu 2019 selama sembilan jam

Kesehatan | 22 Juli 2018 - 20:15 WIB

Sudah divaksin influenza masih bisa kena pilek

Musibah | 22 Juli 2018 - 19:54 WIB

50 hektare lahan gunung di Aceh terbakar

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com