KPK resmi tahan Kadis Perkebunan Jatim
Rabu, 11 Juli 2018 - 06:57 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur M Samsul Arifien yang telah ditetapkan tersangka suap DPRD Provinsi Jatim. Sumber foto: https://bit.ly/2ulxrSQ

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur M Samsul Arifien yang telah ditetapkan tersangka suap DPRD Provinsi Jatim terkait pengawasan penggunaan anggaran dan revisi Perda di Provinsi Jatim Tahun 2017.

"SAR, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jatim ditahan 20 hari pertama di Rutan Negara Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (10/7).

Seusai menjalani pemeriksaan, Samsul Arifien yang telah mengenakan rompi jingga tahanan KPK enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi seputar kasusnya itu. "Tanya ke penyidik. Kita serahkan ke penyidik," kata dia.

Untuk diketahui, Samsul Arifien telah ditetapkan bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Moch Ardi Prasetiawan (MAP) sebagai tersangka pada Jumat (6/7).

Atas perbuatannya, Moch Ardi Prasetiawan dan M Samsul Arifien disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun penjara dan maksimal 5 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta.

Sebelumnya, KPK juga telah menetapkan tujuh orang lainnya sebagai tersangka dari unsur DPRD dan Pemprov Provinsi Jatim. Tujuh tersangka itu antara lain mantan Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim Mochamad Basuki (MB), dua mantan staf DPRD Provinsi Jatim Rahman Agung (RA) dan Muhamad Santoso (MSN), mantan anggota DPRD Provinsi Jatim Moch Kabil Mubarak (MKM), mantan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jatim Bambang Heriyanto (BH), mantan PNS Dinas Pertanian Provinsi Jatim Anang Basuki Rahmat (ABR), dan mantan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Rohayati (ROH), demikian dilansir Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 11:32 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Kamis, 25 April 2019 - 10:03 WIB
Elshinta.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendalami keterlibatan maupun peran...
Kamis, 25 April 2019 - 07:59 WIB
Elshinta.com - Majelis hakim memvonis dua terdakwa pembunuh sopir taksi dalam jaringan (da...
Kamis, 25 April 2019 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan titik-titik rawan penyalahgu...
Kamis, 25 April 2019 - 06:51 WIB
Elshinta.com - Salah satu tim pengacara artis Vanessa Angel, Abdul Malik, meminta kepada j...
Rabu, 24 April 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan atas penetapan Direktur ...
Rabu, 24 April 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Rabu, 24 April 2019 - 06:59 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, ...
Selasa, 23 April 2019 - 14:44 WIB
Elshinta.com - Majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menilai ma...
Selasa, 23 April 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham divonis 3 tahun penjara d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)