Sabtu, 22 September 2018 | 13:20 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

Dalam Negeri / Hukum

KPK resmi tahan Kadis Perkebunan Jatim

Rabu, 11 Juli 2018 - 06:57 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur M Samsul Arifien yang telah ditetapkan tersangka suap DPRD Provinsi Jatim. Sumber foto: https://bit.ly/2ulxrSQ
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur M Samsul Arifien yang telah ditetapkan tersangka suap DPRD Provinsi Jatim. Sumber foto: https://bit.ly/2ulxrSQ

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur M Samsul Arifien yang telah ditetapkan tersangka suap DPRD Provinsi Jatim terkait pengawasan penggunaan anggaran dan revisi Perda di Provinsi Jatim Tahun 2017.

"SAR, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jatim ditahan 20 hari pertama di Rutan Negara Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (10/7).

Seusai menjalani pemeriksaan, Samsul Arifien yang telah mengenakan rompi jingga tahanan KPK enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi seputar kasusnya itu. "Tanya ke penyidik. Kita serahkan ke penyidik," kata dia.

Untuk diketahui, Samsul Arifien telah ditetapkan bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Moch Ardi Prasetiawan (MAP) sebagai tersangka pada Jumat (6/7).

Atas perbuatannya, Moch Ardi Prasetiawan dan M Samsul Arifien disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun penjara dan maksimal 5 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta.

Sebelumnya, KPK juga telah menetapkan tujuh orang lainnya sebagai tersangka dari unsur DPRD dan Pemprov Provinsi Jatim. Tujuh tersangka itu antara lain mantan Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim Mochamad Basuki (MB), dua mantan staf DPRD Provinsi Jatim Rahman Agung (RA) dan Muhamad Santoso (MSN), mantan anggota DPRD Provinsi Jatim Moch Kabil Mubarak (MKM), mantan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jatim Bambang Heriyanto (BH), mantan PNS Dinas Pertanian Provinsi Jatim Anang Basuki Rahmat (ABR), dan mantan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Rohayati (ROH), demikian dilansir Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 22 September 2018 - 13:13 WIB

Presiden Vietnam meninggal akibat `sakit parah`

Musibah | 22 September 2018 - 12:49 WIB

Seorang janda Simpenan gantung diri akibat depresi

Event | 22 September 2018 - 12:37 WIB

Tiongkok taklukan Thailand di Turnamen Segitiga

Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 12:25 WIB

Timnas putri U-16 Indonesia gagal lolos putaran kedua AFC U-16

Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 12:13 WIB

Pemain Timnas U-16 Indonesia tak ingin terbuai kemenangan perdana

Pemilihan Presiden 2019 | 22 September 2018 - 11:51 WIB

Hasto: Nomor urut satu sarat pesan sejarah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Sabtu, 22 September 2018 - 10:48 WIB

Anak Krakatau keluarkan 44 letusan

Sabtu, 22 September 2018 - 10:12 WIB

Trans Patriot siap beroperasi di Bekasi tahun ini

Sabtu, 22 September 2018 - 09:15 WIB

APT2PHI: Jokowi harus tegas terkait kisruh impor beras

Sabtu, 22 September 2018 - 08:37 WIB

Bupati-Wakil Bupati Kudus terpilih dilantik 24 September

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com