Senin, 16 Juli 2018 | 11:39 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden minta ulama dan umara jaga ukhuwah

Rabu, 11 Juli 2018 - 07:18 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Halal Bihalal dan Silaturrahim Nasional Ulama Muda Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI), Selasa (11/7). Sumber foto: https://bit.ly/2Jco8Ky
Halal Bihalal dan Silaturrahim Nasional Ulama Muda Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI), Selasa (11/7). Sumber foto: https://bit.ly/2Jco8Ky

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta ulama dan umara untuk beriringan menjaga ukhuwah bangsa dan negara Indonesia.

"Sekali lagi beriringnya ulama dan umara dan juga kepada para anggota SAMAWI(Solidaritas Ulama Muda Jokowi) marilah kita turut menjaga negara kita bangsa kita," kata Presiden Jokowi dalam acara Halal Bihalal dan Silaturrahim Nasional Ulama Muda Indonesia yang tergabung dalam SAMAWI, di Sentul International Convention Centre (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/7) malam.

Presiden pun mengingatkan agar seluruh umat terus menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Sebab, jelas dia, tantangan dan pekerjaan ke depan bagi bangsa Indonesia masihlah banyak dan panjang.

"Karena pekerjaan kita masih banyak ke depan, tantangan makin berat, dan bisa dilalui jika kita rukun bersatu," katanya.

Presiden sekali lagi ingin mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat bahwa Indonesia ini adalah negara dan bangsa besar. 

"Kita harus sadar bahwa negara Indonesia penduduk Muslim terbesar di dunia. Ini yang terus saya sampaikan di mana-mana di konferensi internasional," katanya, dikutip Antara.

"Menjadi kewajiban kita bersama menjadi ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniah karena aset besar Indonesia adalah persaudaraan, kerukunan, persatuan, karena kita memang diberikan anugerah Allah Swt berbeda beragam majemuk, inilah yang dikagumi negara lain terutama Islam. Karena betapa kita berbeda adat suku tradisi agama tapi Indonesia tetap rukun, bersatu, hidup berdampingan," papar Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, hal itulah yang harus terus dijaga sehingga bangsa Indonesia tidak keluar rel dari yang direncanakan.  

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 11:30 WIB

Bulog siapkan 11.000 ton beras kemasan sachet

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 11:19 WIB

BMKG deteksi lonjakan titik panas di Riau

Politik | 16 Juli 2018 - 11:08 WIB

KPK panggil dua tersangka suap DPRD Sumut

Ekonomi | 16 Juli 2018 - 10:53 WIB

IHSG dibuka melemah 2,16 poin

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 10:45 WIB

Presiden Jokowi beri kuliah umum di ABN Nasdem

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 10:35 WIB

MK sidangkan permohonan uji UU Pemilu

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Senin, 16 Juli 2018 - 11:30 WIB

Bulog siapkan 11.000 ton beras kemasan sachet

Senin, 16 Juli 2018 - 11:19 WIB

BMKG deteksi lonjakan titik panas di Riau

Senin, 16 Juli 2018 - 11:08 WIB

KPK panggil dua tersangka suap DPRD Sumut

Senin, 16 Juli 2018 - 10:53 WIB

IHSG dibuka melemah 2,16 poin

Senin, 16 Juli 2018 - 10:45 WIB

Presiden Jokowi beri kuliah umum di ABN Nasdem

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com