Rabu, 21 November 2018 | 09:54 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Polisi: Waspadai modus penipuan `anggota keluarga kena musibah`

Rabu, 11 Juli 2018 - 08:26 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com - Masyarakat diimbau untuk mewaspadai penipuan yang dilakukan kelompok terorganisir melalui komunikasi via telepon seluler. Modus penipuan itu di antaranya dilakukan dengan cara menginformasikan bahwa anak dari calon korban mengalami kecelakaan.

Demikian seperti disampaikan Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, di Tanjungpinang, Selasa (10/7). Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik ketika mendengar ada keluarga yang mengalami musibah yang disampaikan oleh orang yang tidak dikenal.

Masyarakat diharapkan tidak langsung percaya dengan informasi yang disampaikan melalui ponsel tersebut, dimana biasanya pelaku penipuan menggiring calon korban dengan berbagai cara untuk mentransfer sejumlah uang. Masyarakat diimbau memastikan terlebih dahulu kondisi keluarganya saat menerima informasi seperti itu. 

"Kami berharap masyarakat lebih cermat dan bijak ketika mendapatkan informasi yang belum jelas, jangan mau digiring untuk mengirimkan uang dengan alasan apapun," jelas Kapolres, dikutip Antara

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Asia Pasific | 21 November 2018 - 09:35 WIB

NGO: Israel tangkap 900 anak Palestina tahun ini

Hankam | 21 November 2018 - 09:14 WIB

Polri-Ukraina tingkatkan kerja sama keamanan siber

Liga Eropa | 21 November 2018 - 09:04 WIB

Polandia tahan imbang Portugal 1-1

Aktual Sepakbola | 21 November 2018 - 08:55 WIB

Tim dokter nyatakan cedera Neymar tidak serius

Elshinta.com - Masyarakat diimbau untuk mewaspadai penipuan yang dilakukan kelompok terorganisir melalui komunikasi via telepon seluler. Modus penipuan itu di antaranya dilakukan dengan cara menginformasikan bahwa anak dari calon korban mengalami kecelakaan.

Demikian seperti disampaikan Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, di Tanjungpinang, Selasa (10/7). Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik ketika mendengar ada keluarga yang mengalami musibah yang disampaikan oleh orang yang tidak dikenal.

Masyarakat diharapkan tidak langsung percaya dengan informasi yang disampaikan melalui ponsel tersebut, dimana biasanya pelaku penipuan menggiring calon korban dengan berbagai cara untuk mentransfer sejumlah uang. Masyarakat diimbau memastikan terlebih dahulu kondisi keluarganya saat menerima informasi seperti itu. 

"Kami berharap masyarakat lebih cermat dan bijak ketika mendapatkan informasi yang belum jelas, jangan mau digiring untuk mengirimkan uang dengan alasan apapun," jelas Kapolres, dikutip Antara

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com