Senin, 17 Desember 2018 | 15:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden minta Polri tingkatkan kinerja, buang budaya koruptif

Rabu, 11 Juli 2018 - 10:25 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Presiden Joko Widodo. Sumber foto: https://bit.ly/2HLbWAe
Presiden Joko Widodo. Sumber foto: https://bit.ly/2HLbWAe

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta segenap anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus meningkatkan kinerja dan membuang budaya koruptif.

"Saya instruksikan seluruh jajaran kepolisian RI untuk terus tingkatkan kinerjanya, yaitu membuang budaya koruptif, hindari tindakan yang berlebihan dan tingkatkan kepercayaan publik," kata Presiden Joko Widodo pada acara peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

"Mantapkan soliditas internal dan profesional Polri untuk menumbuhkan dan memperkokoh semangat kebersamaan menghadapi tantangan yang semakin kompleks," katanya dalam acara yang dihadiri pula oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla, Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian serta para pejabat Polri itu.

Presiden juga menginstruksikan kepada anggota Polri untuk memperbaiki kelemahan internal dalam penegakkan hukum serta mengedepankan langkah pencegahan dan tindakan humanis dalam menangani persoalan sosial.

"Tingkatkan komunikasi, koordinasi dengan aparat TNI dan semua elemen bngsa dan masyarakat dalam menjalankan tugas," katanya.

Ia mengatakan dengan meningkatkan soliditas dan profesionalisme, Polri akan menjadi institusi yang dipercaya oleh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus pengayom masyarakat.

"Dirgahayu kepolisian, terus tegakkan Rastra Sewakottama, abdi utama nusa dan bangsa, selamat bertugas," kata Presiden.

Dikutip dari laman Antara, dalam acara tersebut, Presiden juga menganugerahkan tanda kehormatan bintang Bhayangkara Nararya kepada empat orang anggota Polri, termasuk Brigjen (Pol) Teddy Minahasa dari Propam Polri yang merupakan lulusan terbaik Lemhanas angkatan 2017 dan Kombes Suhendri, Kepala Korps Pembinaan Taruna dan Siswa Direktorat Pembinaan dan Pelatihan (Kakorbintarsis) Lemdiklat Polri.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:24 WIB

Polri lebih aktif pantau pergerakan pengguna internet

Aktual IPTEK | 17 Desember 2018 - 15:14 WIB

Tito: Polri harus beradaptasi dengan perkembangan zaman

Hankam | 17 Desember 2018 - 15:06 WIB

Polri kerahkan 84 ribu personel amankan Natal dan Tahun Baru

Aktual SDGs | 17 Desember 2018 - 14:57 WIB

Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai

Bencana Alam | 17 Desember 2018 - 14:45 WIB

Kementerian ESDM laporkan capaian tim siaga bencana Sulteng

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta segenap anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus meningkatkan kinerja dan membuang budaya koruptif.

"Saya instruksikan seluruh jajaran kepolisian RI untuk terus tingkatkan kinerjanya, yaitu membuang budaya koruptif, hindari tindakan yang berlebihan dan tingkatkan kepercayaan publik," kata Presiden Joko Widodo pada acara peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7).

"Mantapkan soliditas internal dan profesional Polri untuk menumbuhkan dan memperkokoh semangat kebersamaan menghadapi tantangan yang semakin kompleks," katanya dalam acara yang dihadiri pula oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla, Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian serta para pejabat Polri itu.

Presiden juga menginstruksikan kepada anggota Polri untuk memperbaiki kelemahan internal dalam penegakkan hukum serta mengedepankan langkah pencegahan dan tindakan humanis dalam menangani persoalan sosial.

"Tingkatkan komunikasi, koordinasi dengan aparat TNI dan semua elemen bngsa dan masyarakat dalam menjalankan tugas," katanya.

Ia mengatakan dengan meningkatkan soliditas dan profesionalisme, Polri akan menjadi institusi yang dipercaya oleh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus pengayom masyarakat.

"Dirgahayu kepolisian, terus tegakkan Rastra Sewakottama, abdi utama nusa dan bangsa, selamat bertugas," kata Presiden.

Dikutip dari laman Antara, dalam acara tersebut, Presiden juga menganugerahkan tanda kehormatan bintang Bhayangkara Nararya kepada empat orang anggota Polri, termasuk Brigjen (Pol) Teddy Minahasa dari Propam Polri yang merupakan lulusan terbaik Lemhanas angkatan 2017 dan Kombes Suhendri, Kepala Korps Pembinaan Taruna dan Siswa Direktorat Pembinaan dan Pelatihan (Kakorbintarsis) Lemdiklat Polri.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com