Jumat, 20 Juli 2018 | 23:09 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Hiburan / Film

Polri promosikan film `22 menit`

Rabu, 11 Juli 2018 - 12:17 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Kapolri Jenderal Tito Karnavian jadi cameo di film '22 Menit'. Tito memainkan adegan dirinya ditilang polisi. Sumber foto: https://bit.ly/2uaeDa5
Kapolri Jenderal Tito Karnavian jadi cameo di film '22 Menit'. Tito memainkan adegan dirinya ditilang polisi. Sumber foto: https://bit.ly/2uaeDa5

Elshinta.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mempromosikan film berjudul "22 menit" yang akan ditayangkan secara serentak di seluruh jaringan bioskop XXI di Tanah Air.

Film drama "action" ini diinspirasi dari kisah nyata aksi teror di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat tanggal 14 Januari 2016. Melalui film ini Polri hendak menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang bahaya terorisme, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kewaspadaan dan penanggulangan terorisme di Indonesia, kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam acara peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta Rabu (11/7).

Tito menambahkan jajaran Polri akan menyelenggarakan acara "nonton bareng" bersama keluarga, jajaran pemda, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat, dikutip dari laman Antara.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh hadirin, pada tanggal 19 Juli 2018 dan seterusnya mari kita beramai-ramai menyaksikan film tersebut. Karena anggaran Polri tidak tersedia maka disarankan menonton di bioskop, mohon maaf dengan bayar sendiri," katanya.

Di bagian lain, ia menyatakan peringatan Hari Bhayangkara ke-72 tidak seperti tahun-tahun sebelumnya peringatan Hari Bhayangkara dilaksanakan di tempat terbuka dengan parade pasukan dan demonstrasi ketangkasan.

"Tahun ini dilaksanakan secara "indoor" di Istora Senayan. Hal ini untuk memberikan nuansa lain yang lebih sipil karena Polri pada dasarnya adalah institusi sipil berseragam. Pemilihan Istora sebagai tempat acara juga untuk mendukung promosi Asian Games 2018 karena Istora merupakan salah satu venue utama, yang telah direnovasi optimal atas instruksi bapak Presiden," tandas Tito.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com