Jumat, 20 Juli 2018 | 23:29 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Lingkungan

KKP sosialisasikan batas waktu penyerahan ikan predator

Rabu, 11 Juli 2018 - 12:56 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2ugUv6f
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2ugUv6f

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menyosialisasikan batas waktu 31 Juli 2018 bagi warga untuk secara sukarela menyerahkan ikan predator yang membahayakan seperti ikan arapaima yang ditemukan di sejumlah daerah.

"Ya (KKP menetapkan 31 Juli 2018 sebagai batas waktu) untuk tahap pertama ini," kata Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP Rina ketika dihubungi Antara di Jakarta, Rabu (11/7).

Sosialisasi bukan hanya dilaksanakan di tingkat pusat, tetapi juga di berbagai balai karantina perikanan yang tersebar di Nusantara, seperti Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi yang membuka posko penyerahan ikan predator seperti arapaima, alligator, piranha, dan ikan lain yang dilarang.

Selain mendirikan Posko, BKIPM Jambi juga turun langsung ke masyarakat untuk menyosialiasikan tentang ikan-ikan yang berbahaya dan buas dengan mendatangi sentra-sentra penjualan ikan hias dan eksotis yang ada di Kota Jambi.

"Masyarakat maupun pedagang ikan hias tersebut diimbau untuk secara sukarela menyerahkan ikan yang dilarang kepada para petugas BKIPM Jambi mulai 1 hingga 31 Juli 2018 di Posko penyerahan ikan berbahaya dan invasif, sebagai wujud kepedulian lingkungan dan patuh hukum," kata Kepala BKIPM Jambi, Ade Samsudin di Jambi, Selasa (3/7) lalu.

Tidak hanya di Jambi, sosialisasi juga dilakukan beberapa daerah di Indonesia, seperti Yogyakarta, Padang, Pangkal Pinang, dan sejumlah wilayah lainnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com