Jumat, 16 November 2018 | 15:30 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Pimpinan DPR beri perhatian serius pada ledakan bom di Pasuruan

Rabu, 11 Juli 2018 - 13:35 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Ketua DPR. Foto: Dody Handoko/Elshinta
Ketua DPR. Foto: Dody Handoko/Elshinta

Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan, pimpinan DPR memberi perhatian serius pada insiden ledakan bom ikan di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur pekan lalu. Insiden itu menjadi bukti tentang masih adanya sel-sel  teroris  yang aktif dan terus mengintai.

Dikatakannya, pelaku bom pasuruan berafilias dengan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Depok dan Medan. “Serta diduga terlibat ledakan bom sepeda di Kalimalang pada 2010,” ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Menurutnya, aktivitas sel-sel teror tampak dari temuan yang memperlihatkan pemilik bom Pasuruan merupakan anggota jaringan teroris. Pemilik bom Pasuruan, memiliki latar belakang sebagai mantan narapidana teroris  yang bebas dari penjara Cipinang pada 2015.

Berdasar catatan itu,  pemilik bom Pasuruan diduga berinteraksi dengan rekan-rekannya sesama anggota jaringan teroris. “Kemungkinan inilah yang harus diwaspadai bersama,” ucapnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.  

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Musibah | 16 November 2018 - 15:24 WIB

Bulog salurkan beras ke wilayah banjir Riau

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 15:15 WIB

Komnas HAM beri masukan ke Presiden soal KSAD baru

Lingkungan | 16 November 2018 - 15:06 WIB

Banyak program restorasi gambut gagal, ini penyebabnya

Aktual Dalam Negeri | 16 November 2018 - 14:55 WIB

Presiden yakin tujuh mimpi anak bangsa di Kapsul Waktu bisa terwujud, jika...

Aktual Olahraga | 16 November 2018 - 14:47 WIB

Kasdam I/BB berangkatkan 32 atlet Yong Moo Do ke Bali

Musibah | 16 November 2018 - 14:36 WIB

Kemhan masih hitung kerugian akibat kebakaran

Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan, pimpinan DPR memberi perhatian serius pada insiden ledakan bom ikan di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur pekan lalu. Insiden itu menjadi bukti tentang masih adanya sel-sel  teroris  yang aktif dan terus mengintai.

Dikatakannya, pelaku bom pasuruan berafilias dengan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Depok dan Medan. “Serta diduga terlibat ledakan bom sepeda di Kalimalang pada 2010,” ujarnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Menurutnya, aktivitas sel-sel teror tampak dari temuan yang memperlihatkan pemilik bom Pasuruan merupakan anggota jaringan teroris. Pemilik bom Pasuruan, memiliki latar belakang sebagai mantan narapidana teroris  yang bebas dari penjara Cipinang pada 2015.

Berdasar catatan itu,  pemilik bom Pasuruan diduga berinteraksi dengan rekan-rekannya sesama anggota jaringan teroris. “Kemungkinan inilah yang harus diwaspadai bersama,” ucapnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.  

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com