Minggu, 22 Juli 2018 | 21:21 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Pemilu / Pilkada Serentak 2018

Pemilih Pilkada Jabar 2018 memilih berdasarkan sisi religius

Rabu, 11 Juli 2018 - 15:23 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Dudy Supriyadi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Berdasarkan presentasi pemilih pada Pilkada Jawa Barat 27 Juni 2018 lalu, tim peneliti Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Ari Ganjar Herdiansah menilai bahwa pemilih Jabar masih menempatkan sisi religiusitasnya.

Hal ini dapat dilihat dari para pemilih di Jabar yang memilih berdasarkan agama masih tinggi terutama di pasangan Asyik (Sudrajat - Ahmad Syaikhu) yang diperkirakan mencapai 80-90 persen.

"Jabar masih religius para pemilihnya dilihat hasil mereka yang memilih berdasarkan agama masih tinggi sekitar 80 - 90 persen, terutama pasangan Asyik", katanya di Kampus Fisip Unpad Bandung pada seminar bertema "Perilaku Memilih Pada Pilgub Jabar 2018", pada Selasa (10/7), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudy Supriyadi.

Menurutnya, yang menarik adalah mereka yang memilih pasangan Rindu dengan menonjolkan karakteristik rasional dengan melihat sisi program kerja, bukti nyata dan pengalamannya di pemerintahan. "Karakteristik ini bisa kita baca sebagai tren yang positif ke depannya pada Pemilu Jabar", ujar Herdiansah.

Herdiansah pun menambahkan, masyarakat sekarang bisa lebih cerdas lagi dalam memilih yakni lebih melihat kepada isu-isu yang berkaitan langsung dengan kehidupan mereka di pemerintahan misalnya isu ekonomi meskipun faktor primordialisme seperti agama juga masih cukup tinggi.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Juli 2018 - 21:14 WIB

Pemerintah serius perluas penggunaan Biodiesel 20

Aktual Luar Negeri | 22 Juli 2018 - 20:37 WIB

Tips bagi jamaah Haji yang tersesat dan pingsan

Pemilihan Presiden 2019 | 22 Juli 2018 - 20:28 WIB

KPU Langkat skors rapat pleno DPSHP Pemilu 2019 selama sembilan jam

Kesehatan | 22 Juli 2018 - 20:15 WIB

Sudah divaksin influenza masih bisa kena pilek

Musibah | 22 Juli 2018 - 19:54 WIB

50 hektare lahan gunung di Aceh terbakar

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com