Senin, 19 November 2018 | 11:01 WIB

Daftar | Login

MacroAd

IPTEK / Aktual IPTEK

PLN Makassar hadirkan inovasi perahu listrik `Selfy Boat`di Rammang-Rammang

Rabu, 11 Juli 2018 - 16:29 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Sigit Kurniawan
Perahu listik Selfy Boat. Sumber foto: https://bit.ly/2KZrkOw
Perahu listik Selfy Boat. Sumber foto: https://bit.ly/2KZrkOw

Elshinta.com - PLN Area Makassar Utara bersinergi dengan PLN Sektor Pembangkitan Tello melakukan inovasi dengan menghadirkan Selfy Boat (Smart Electrify Boat) sebagai bagian sosialisasi penggunaan mesin perahu listrik di kawasan Wisata Karst Rammang-rammang, Maros, Sulawesi Selatan.

"Selfy Boat atau perahu bermesin listrik ini terbukti lebih ekonomis dan minim kebisingan akibat suara yang ditimbulkan oleh mesin perahu," sebut Manajer PLN Sektor Pembangkit Tello, Fatahuddin Yogi Amibowo, Rabu (11/7).

Dilansir dari Antara, menurut dia, kendala bagi Komunitas Jolloro atau sebutan pemilik dan pengguna perahu tradisonal itu adalah sulitnya memberikan penjelasan kepada wisatawan saat berkeliling Sungai Salenrang. Hal ini disebabkan suara mesin perahu bising karena masih menggunakan mesin Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu untuk mesin BBM diperlukan pengeluaran sebesar Rp10 ribu untuk bahan bakar, belum termasuk biaya pelumas dan biaya perawatan.

"Bila dibandingkan Selfy Boat ini terbukti lebih ekonomis dan minim kebisingan akibat suara yang ditimbulkan oleh mesin perahu," ujarnya, sekaligus menambahkan masyarakat butuh penjelasan lebih lanjut, pihak PLN bersedia untuk memberi bimbingan dalam hal pemasangan serta perawatannya.

Sementara Asmen Pelayanan dan Administrasi PLN Makassar Utara, Hardi menjelaskan, Selfy Boat tersebut memberikan keuntungan dibandingkan menggunakan perahu motor berbahan bakar minyak.

Keunggulan dari perahu listrik yaitu, biaya operasional rendah karena mesin listrik dengan tenaga penggerak aki yakni setengah harga dari perahu motor berbahan bakar minyak. Bebas polusi karena tanpa gas buang dan Terhindar dari kebisingan suara mesin. Bahkan perahu lebih tahan lama karena bebas getaran.

"Sedangkan perbedaan antara mesin listrik dan mesin berbahan bakar minyak, biaya sekali perjalanan dari dermaga ke tempat tujuan wisata Karst dengan mesin listrik bila dihitung hanya Rp2.420, jauh lebih hemat dari mesin menggunakan BBM," pungkasnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:58 WIB

Presiden Jokowi resmikan pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Musibah | 19 November 2018 - 10:45 WIB

Perbaikan longsor di Jalan Kramat Tiu rampung diperbaiki

Kriminalitas | 19 November 2018 - 10:35 WIB

Polisi tangkap dalang bentrok di diskotek Bandara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:24 WIB

PMI DIY siagakan relawan jelang libur panjang

Ekonomi | 19 November 2018 - 10:15 WIB

Senin pagi, kurs rupiah melemah ke posisi Rp14.600

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:02 WIB

Dishub Bogor hentikan sementara operasi angkot modern

Elshinta.com - PLN Area Makassar Utara bersinergi dengan PLN Sektor Pembangkitan Tello melakukan inovasi dengan menghadirkan Selfy Boat (Smart Electrify Boat) sebagai bagian sosialisasi penggunaan mesin perahu listrik di kawasan Wisata Karst Rammang-rammang, Maros, Sulawesi Selatan.

"Selfy Boat atau perahu bermesin listrik ini terbukti lebih ekonomis dan minim kebisingan akibat suara yang ditimbulkan oleh mesin perahu," sebut Manajer PLN Sektor Pembangkit Tello, Fatahuddin Yogi Amibowo, Rabu (11/7).

Dilansir dari Antara, menurut dia, kendala bagi Komunitas Jolloro atau sebutan pemilik dan pengguna perahu tradisonal itu adalah sulitnya memberikan penjelasan kepada wisatawan saat berkeliling Sungai Salenrang. Hal ini disebabkan suara mesin perahu bising karena masih menggunakan mesin Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu untuk mesin BBM diperlukan pengeluaran sebesar Rp10 ribu untuk bahan bakar, belum termasuk biaya pelumas dan biaya perawatan.

"Bila dibandingkan Selfy Boat ini terbukti lebih ekonomis dan minim kebisingan akibat suara yang ditimbulkan oleh mesin perahu," ujarnya, sekaligus menambahkan masyarakat butuh penjelasan lebih lanjut, pihak PLN bersedia untuk memberi bimbingan dalam hal pemasangan serta perawatannya.

Sementara Asmen Pelayanan dan Administrasi PLN Makassar Utara, Hardi menjelaskan, Selfy Boat tersebut memberikan keuntungan dibandingkan menggunakan perahu motor berbahan bakar minyak.

Keunggulan dari perahu listrik yaitu, biaya operasional rendah karena mesin listrik dengan tenaga penggerak aki yakni setengah harga dari perahu motor berbahan bakar minyak. Bebas polusi karena tanpa gas buang dan Terhindar dari kebisingan suara mesin. Bahkan perahu lebih tahan lama karena bebas getaran.

"Sedangkan perbedaan antara mesin listrik dan mesin berbahan bakar minyak, biaya sekali perjalanan dari dermaga ke tempat tujuan wisata Karst dengan mesin listrik bila dihitung hanya Rp2.420, jauh lebih hemat dari mesin menggunakan BBM," pungkasnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 17:16 WIB

Firefox Monitor tersedia dalam bahasa Indonesia

Minggu, 18 November 2018 - 16:41 WIB

AS demam Tik Tok karena Jimmy Fallon

Sabtu, 17 November 2018 - 13:27 WIB

WhatsApp sediakan fitur tambah kontak dengan kode QR

Jumat, 16 November 2018 - 17:38 WIB

Facebook segera bentuk badan independen konten

Kamis, 15 November 2018 - 13:42 WIB

Google Maps miliki fitur kirim pesan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com