Senin, 10 Desember 2018 | 19:07 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Khawatir dianggap pungli, target PMI Kudus tak tercapai

Rabu, 11 Juli 2018 - 17:28 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menargetkan perolehan bulan dana sebesar Rp653 juta pada tahun 2018 ini. Dimana, muncul kekhawatiran akan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) saat pengumpulan dana, sehingga dalam dua tahun terakhir target tidak tercapai.

Ketua Umum PMI Kabupaten Kudus, Noor Yasin mengatakan, adanya kekhawatiran penggalangan dana yang dilakukan oleh pihak PMI dianggap pungli membuat target bulan dana tidak tercapai. Padahal penggalangan dana tersebut tidak masuk kategori pungli sebab diatur berdasarkan peraturan bupati dan dilakukan atas dasar sukarela.

"Kami lakukan penggalangan dana disekolah-sekolah, namun kepala sekolah merasa ketakutan khawatir dianggap pungli. Demikian juga dikalangan ASN", ujarnya disela-sela kegiatan pelantikan dewan kehormatan  dan Pengurus PMI Kabupaten Kudus, Rabu (11/7) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

"Target bulan dana PMI ini dinilai masih jauh dari potensi yang ada apalagi masih mengandalkan sumbangan dari siswa maupun ASN. Kalau melihat dari potensi yang ada pasti jauh lebih besar karena belum melibatkan industri yang ada di Kabupaten Kudus," imbuhnya.

Yasin berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk membantu sesama karena dana yang digalang tersebut benar-benar untuk kepentingan umum. "Perolehan dana juga dipertanggung jawabkan yang diaudit akuntan publik," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Kudus Letkol inf. Sentot Dwi Purnomo menyatakan, target pendapatan dari bulan dana PMI Kabupaten Kudus tahun ini sebesar Rp653 juta, yang melibatkan unsur pendidikan, perbankan maupun instansi pemerintah. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 10 Desember 2018 - 18:45 WIB

Jonan minta Pertamina temukan teknologi `fast charging` mobil listrik

Aktual IPTEK | 10 Desember 2018 - 18:38 WIB

Menteri ESDM resmikan stasiun pengisian listrik umum pertama

Aktual Dalam Negeri | 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Puluhan aktivis Kudus unjuk rasa peringati Hari Anti Korupsi

Aktual Pemilu | 10 Desember 2018 - 18:13 WIB

Wapres sebut Bawaslu harus lebih pintar dari yang diawasi

Megapolitan | 10 Desember 2018 - 17:55 WIB

Anies sesuaikan jadwal untuk konvoi Persija

Elshinta.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menargetkan perolehan bulan dana sebesar Rp653 juta pada tahun 2018 ini. Dimana, muncul kekhawatiran akan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) saat pengumpulan dana, sehingga dalam dua tahun terakhir target tidak tercapai.

Ketua Umum PMI Kabupaten Kudus, Noor Yasin mengatakan, adanya kekhawatiran penggalangan dana yang dilakukan oleh pihak PMI dianggap pungli membuat target bulan dana tidak tercapai. Padahal penggalangan dana tersebut tidak masuk kategori pungli sebab diatur berdasarkan peraturan bupati dan dilakukan atas dasar sukarela.

"Kami lakukan penggalangan dana disekolah-sekolah, namun kepala sekolah merasa ketakutan khawatir dianggap pungli. Demikian juga dikalangan ASN", ujarnya disela-sela kegiatan pelantikan dewan kehormatan  dan Pengurus PMI Kabupaten Kudus, Rabu (11/7) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

"Target bulan dana PMI ini dinilai masih jauh dari potensi yang ada apalagi masih mengandalkan sumbangan dari siswa maupun ASN. Kalau melihat dari potensi yang ada pasti jauh lebih besar karena belum melibatkan industri yang ada di Kabupaten Kudus," imbuhnya.

Yasin berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk membantu sesama karena dana yang digalang tersebut benar-benar untuk kepentingan umum. "Perolehan dana juga dipertanggung jawabkan yang diaudit akuntan publik," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Kudus Letkol inf. Sentot Dwi Purnomo menyatakan, target pendapatan dari bulan dana PMI Kabupaten Kudus tahun ini sebesar Rp653 juta, yang melibatkan unsur pendidikan, perbankan maupun instansi pemerintah. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com