Jumat, 21 September 2018 | 21:51 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Megapolitan

Gubernur DKI jelaskan alasan penggantian Dirut Jakpro

Rabu, 11 Juli 2018 - 17:35 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sumber Foto: https://bit.ly/2oeYNIc
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sumber Foto: https://bit.ly/2oeYNIc

Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan penggantian Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dilakukan antara lain untuk mendukung penataan aset.

"Jadi salah satu keinginan kita terutama adalah soal penataan aset. Jakarta ini, PR terbesar dari BPK kemarin adalah pengelolaan aset. Nah sekarang kita Alhamdulillah mendapatkan seorang Dirut yang punya pengalaman di bidang pengelolaan aset yang baik," kata Anies di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (11/7), mengenai penetapan Dwi Wahyu Daryoto sebagai Direktur Utama PT Jakpro untuk menggantikan Satya Heragandhi.

"Beliau pernah mengelola aset di Pertamina, pernah memimpin di BWC (Bilodeau Wells & Company), salah satu perusahaan konsultan akutansi yang terbaik di dunia. Jadi seorang yang punya track record amat baik," kata Anies tentang Dwi, yang pernah menjabat sebagai Direktur SDM dan Direktur Manajemen Aset PT Pertamina.

Ia menekankan bahwa selanjutnya penugasan Satya juga tidak akan jauh dari Light Rail Transit (LRT). "Karena Satya yang selama ini membantu LRT," katanya, seperti dikutip Antara.

"Karena itu tugasnya Beliau yang baru seputar LRT. Tapi apa nama posnya, nanti sesudah diumumkan resmi. Pak Satya nanti konsentrasi di LRT Jakarta. Bukan di Jakpro tapi di PT LRT jadi fokus," kata Anies.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 September 2018 - 21:33 WIB

Polisi amankan 12 pelaku curanmor di Bojonegoro

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:25 WIB

Tolak kekerasan di Bengkulu, HMI geruduk DPRD Malang

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 21:01 WIB

Jokowi-Ma`ruf nomor 1, Prabowo-Sandi nomor 2

Kriminalitas | 21 September 2018 - 20:57 WIB

Coba rebut senpi petugas, satu dari tujuh pelaku pencurian dilumpuhkan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com