Senin, 24 September 2018 | 15:37 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Politik

Pengamat: Konflik Hanura akan pengaruh dalam Pilpres dan Pileg

Rabu, 11 Juli 2018 - 17:55 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Dewi Rusiana
Pengamat politik senior Rahman Sabon Nama. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta
Pengamat politik senior Rahman Sabon Nama. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pengamat politik senior Rahman Sabon Nama menyoroti konflik sengketa dualisme kepengurusan salah satu partai koalisi pendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yaitu Partai Hanura.

Rahman menyatakan, konflik internal partai itu tidak hanya berdampak pada perolehan suara Hanura di pileg dan pilpres mendatang tetapi juga akan mengganggu stabilitas politik dan keamanan nasional. 

Rahman Sabon mengatakan, masa pendaftaran caleg dan suasana menjelang pendaftaran calon presiden dan cawapres Agustus mendatang partai partai koalisi pendukung pemerintah harusnya solid. "Disayangkan konflik Hanura masih terus gaduh, kini klaim keabsahan kepengurusan Bang OSO (Oesman Sapta Odang) secara terbuka dipublis keberbagai media yang saya nilai akan membuat konflik semakin melebar. Dengan dasar surat pemberitahuan  Kemenkumham pada KPU tanggal 6 Juli 2018 sehari setelah rapat koordinasi Menkopolhukam dengan kementrian terkait dan KPU tanggal 5 Juli dan disusul surat KPU tanggal 9 Juli 2018 terkait pengakuan kepengurusan Hanura dibawah kepemimpinan Oesman Sapta dan Herry Lontung Siregar," kata Rahman kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta Efendi Murdiono, Rabu (11/7).

"Meskipun Kemenkumham dan KPU telah mengeluarkan surat pengakuan atas kepengurusan Bang OSO, tetapi sepertinya kubu Sarifudin Suding Cs belum legowo dan kelihatannya masih terus mempersoalkan, menyangkut  kepengurusan daerah dan daftar calon legislatif baik untuk DPR maupun untuk DPRD," jelas Rahman.

Mantan alumni Lemhanas itu mencermati konflik yang berkepanjangan tentunya akan berdampak pada stabilitas polkam, kata Rahman karena menurutnya apabila Sarifudin Suding Cs mengadu kepada Ombudsman RI terkait dengan pelayanan publik yang tidak memuaskan atas putusan Kemenkumham dan KPU, maka apabila langkah ini dilakukan walau tidak akan mengubah pengakuan pemerintah/Kemenkumham dan KPU atas eksistensi dan legalitas kepengurusan OSO. Namun langkah-langkah tersebut sedikit banyak bakal dapat menciptakan gangguan stabilitas polhukam bukan tidak mungkin akan membesar menjelang akhir pendaftaran calon legislatif tidak hanya melibatkan elit dipusat tetapi juga akar rumput diberbagai daerah.
 
Oleh karena itu, "Menurut saya Menkopolhukam sebaiknya perlu segera mengambil langkah prefentif untuk mengamankan perseteruan ini, oleh karena memang stabilitas pemerintahan itu sangat dipengaruhi oleh peranan kekuatan sosial politik termasuk partai Hanura , sangatlah penting tidak hanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi juga sebagai modal dasar dalam mendukung kelangsungan pemerintahan presiden Joko Widodo," pinta Rahman.

Mengamati perseteruan kedua kubu kepengurusan ini semakin tidak kondusif dengan mengkambing hitamkan Menkopolhukam Wiranto oleh elit kepengurusan kubu 0SO, maka demi untuk kepentingan bangsa dan negara. "Saran saya sebaiknya pak Wiranto selaku Menkopolhukam harus segera bertindak tegas. Sebagai pemerintah harus bertindak adil agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan, harus arif dan bijaksana untuk memanggil kedua kubu tersebut agar sama sama saling melengkapi kepengurusan tidak menangan dan harus bisa kompromi bersama dalam pengajuan daftar Caleg. Alangkah baiknya segala energi kekuatan HANURA disimpan untuk sama sama mengawal dan memperjuangkan pencapresan kembali presiden Jokowi pada pilpres 2019 hingga memperoleh kemenangan untuk periode kedua pemerintahan presiden Jokowi nanti," tegas Rahman.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:32 WIB

Laporan dana awal kampanye PDIP tertinggi hingga Rp105 miliar

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 15:26 WIB

Cawapres Nomor urut 1 menerima rombongan Habib di kediamannya

Sosbud | 24 September 2018 - 15:23 WIB

RelaNU klarifikasi Ma`ruf soal fatwa haram MUI ucapkan Natal

Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:15 WIB

SBY `walk out`, KPU buka komunikasi dengan Demokrat

Badminton | 24 September 2018 - 15:04 WIB

Anthony ungkap kunci rahasia menangkan Tiongkok Terbuka

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Senin, 24 September 2018 - 12:51 WIB

DPRD Jabar kecam keras pengeroyokan suporter

Senin, 24 September 2018 - 12:39 WIB

Sanksi pelanggar sampah ringan, tetapi ditegakkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com