Perjuangkan hak ulayat, F-PHS minta disertakan dalam negoisasi dengan Freeport
Rabu, 11 Juli 2018 - 16:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
F-PHS. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Forum Pemilik Hak Sulung (F-PHS) Tsingwarop Timika Papua, Senin (9/7) mendatangi Kantor Kementerian ESDM untuk mempertanyakan proses surat rencana audiensi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal aspirasi Masyarakat Adat di sekitar wilayah konsesi Freeport Indonesia. Kedatangan F-PHS diterima Dirjen Minerba dan Humas ESDM.  

Ketua F-PHS, Yafet Manga mengatakan, rencana audiensi dengan Jokowi tersebut sekaligus akan menyerahkan secara langsung berkas hasil pemetaan kepemilikan Hak Sulung tambang raksasa yang dilakukan oleh tim independen dari Universitas Cendrawasih Papua. "Kajian ini sudah mendapat dukungan dari seluruh instansi terkait mulai dari DPRD sampai dengan Gubernur Papua," kata Yafet dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Rabu (11/7). 

Yafet menjelaskan, pihaknya sudah memenuhi semua administrasi yang diminta oleh pemerintah dan Freeport dan semua dokumen administrasi tersebut telah serahkan. Namun, Yafet justru mempertanyakan jika dalam proses negosiasi yang dilakukan untuk 10 tahun pertama dan sepuluh tahun kedua tersebut masyarakat adat tidak dilibatkan. "Porsi kami di mana dalam langkah kebijakan yang akan diambil oleh Presiden," tegasnya.

"Apakah dalam proses ini akan menambah catatan buruk setelah 51 tahun pemerintah dan Freeport bersikukuh dan bersama-sama secara terorganisir membiarkan hak-hak dasar kami sebagai manusia yang berdomisili di daerah penambangan `emas raksasa` di dunia terus dikeruk dan diambil tanpa memperhatikan porsi kami masyarakat adat setempat," tegasnya lagi.

Untuk itu, Yafet meminta kepada Kementerian ESDM untuk segera menindaklanjuti berkas yang diajukan F-PHS dan diposisikan pada proses negosisi yang sementara dibahas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 24 Maret 2019 - 14:49 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat disiplin dalam memanfaatkan fasilit...
Minggu, 24 Maret 2019 - 11:54 WIB
Elshinta.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menambah pembangunan...
Minggu, 24 Maret 2019 - 11:40 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai pemban...
Minggu, 24 Maret 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyayangkan perilaku masyarakat yang...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:31 WIB
Elshinta.com - Sebagian dari pembangkit diesel milik PT PLN (Persero) Area Timika, Papua k...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:12 WIB
Elshinta.com - PT Jasa Marga Tbk, melalui anak usahanya PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM)...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 11:49 WIB
Elshinta.com - PT Jasa Marga Tbk, melalui anak usahanya PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM)...
Sabtu, 23 Maret 2019 - 07:06 WIB
Elshinta.com - Saham-saham di Wall Street turun tajam pada penutupan perdagangan Jumat (Sa...
Jumat, 22 Maret 2019 - 18:05 WIB
Elshinta.com - Penugasan impor bawang putih sebanyak 100 ribu ton kepada Bulog mendapat kritika...
Jumat, 22 Maret 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Pemerintah akan mencari sumber penarikan pajak baru jika pajak korporasi diturun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)