Jumat, 20 Juli 2018 | 23:20 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Dalam Negeri / Ekonomi

Perjuangkan hak ulayat, F-PHS minta disertakan dalam negoisasi dengan Freeport

Rabu, 11 Juli 2018 - 16:57 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
F-PHS. Foto: Istimewa/Elshinta.
F-PHS. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Forum Pemilik Hak Sulung (F-PHS) Tsingwarop Timika Papua, Senin (9/7) mendatangi Kantor Kementerian ESDM untuk mempertanyakan proses surat rencana audiensi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal aspirasi Masyarakat Adat di sekitar wilayah konsesi Freeport Indonesia. Kedatangan F-PHS diterima Dirjen Minerba dan Humas ESDM.  

Ketua F-PHS, Yafet Manga mengatakan, rencana audiensi dengan Jokowi tersebut sekaligus akan menyerahkan secara langsung berkas hasil pemetaan kepemilikan Hak Sulung tambang raksasa yang dilakukan oleh tim independen dari Universitas Cendrawasih Papua. "Kajian ini sudah mendapat dukungan dari seluruh instansi terkait mulai dari DPRD sampai dengan Gubernur Papua," kata Yafet dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com, Rabu (11/7). 

Yafet menjelaskan, pihaknya sudah memenuhi semua administrasi yang diminta oleh pemerintah dan Freeport dan semua dokumen administrasi tersebut telah serahkan. Namun, Yafet justru mempertanyakan jika dalam proses negosiasi yang dilakukan untuk 10 tahun pertama dan sepuluh tahun kedua tersebut masyarakat adat tidak dilibatkan. "Porsi kami di mana dalam langkah kebijakan yang akan diambil oleh Presiden," tegasnya.

"Apakah dalam proses ini akan menambah catatan buruk setelah 51 tahun pemerintah dan Freeport bersikukuh dan bersama-sama secara terorganisir membiarkan hak-hak dasar kami sebagai manusia yang berdomisili di daerah penambangan `emas raksasa` di dunia terus dikeruk dan diambil tanpa memperhatikan porsi kami masyarakat adat setempat," tegasnya lagi.

Untuk itu, Yafet meminta kepada Kementerian ESDM untuk segera menindaklanjuti berkas yang diajukan F-PHS dan diposisikan pada proses negosisi yang sementara dibahas.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com