Jumat, 20 Juli 2018 | 00:12 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Peristiwa / Musibah

Bukit sampah TPA Supit Urang longsor, pemulung tertimbun

Rabu, 11 Juli 2018 - 20:17 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Istimewa. Foto: El Aris/Radio Elshinta
Istimewa. Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com -Seorang pemulung, Agus Suharno warga Dampit, Kabupaten Malang, tertimbun bukit sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada Rabu (11/7).

Keterangan yang dihimpun Kontributor Elshinta, El Aris, bukit sampah dengan ketinggian sekitar 30 meter tersebut longsor sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung menimbun korban yang saat itu bersama rekan seprofesi menjalankan aktivitasnya mencari sampah. “Saat itu saya bersama Agus seperti biasa mencari sampah yang bisa dijual,tiba-tiba saja seperti ada suara keras dari atas dan sangat cepat,” ungkap Miskan, salah satu saksi saat dimintai keterangan.

Saat itu ada ratusan pemulung yang juga mencari sampah yang bisa dijual. “ Sempat ada yang teriak longsor...longsor dan belum sempat menghindar sampah langsung mengubur dan meluncur ke bawah,” jelasnya.

Saat itu dirinya sempat tergulung tumpukan sampah namun berhasil selamat sementara Agus tidak. “Kemudian orang-orang lapor ke petugas TPA yang kemudian meneruskan ke pihak kepolisian,” tandasnya.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk petugas TPA.
Kejadian ini langsung direspon Plt Walikota, Sutiaji yang langsung mengunjungi lokasi TPA. “ Saya sudah perintahkan pada BPBD untuk mencari dan pada BLH sudah diperintahkan menutup lokasi,” ungkap  Sutiaji.

Pihaknya kesulitan untuk menertibkan para pemulung tersebut serta bahaya yang dihadapinya. “Namun kita sadar kalau pemulung mengandalkan hidupnya dari sampah ke depan akan ditata kembali aturan yang baik,” tandasnya.

Saat ini pihak BPBD dibantu potensi SAR Kota Malang menghentikan operasi pencarian karena lokasi gelap serta minimnya penerangan disamping gas metan yang keluar dari tumpukan sampah dan akan melanjutkan operasi pencarian dengan melibatkan Basarnas keesokan harinya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:37 WIB

Satlantas Jayapura ajak siswa tertib lalu lintas

Sosbud | 19 Juli 2018 - 21:25 WIB

Tiga persen jemaah calon haji Kudus `Risti`

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:12 WIB

AP I robohkan rumah warga penolak bandara

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 21:01 WIB

Moeldoko dinilai figur tepat cawapres Jokowi

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 20:50 WIB

Presiden Jokowi akan resmikan infrastruktur Gorontalo

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com