Sabtu, 17 November 2018 | 02:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Presiden: MTQ tunjukkan Al Quran panduan Islam

Rabu, 11 Juli 2018 - 20:26 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Presiden Joko Widodo menerima Mushaf Al Qu’an sulaman sumbangan dari pengusaha Malaysia. Sumber Foto: Bayu Kosyadi/Radio Elshinta
Presiden Joko Widodo menerima Mushaf Al Qu’an sulaman sumbangan dari pengusaha Malaysia. Sumber Foto: Bayu Kosyadi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran dapat menunjukkan Al Quran sebagai panduan umat bahwa Islam adalah agama bagi seluruh alam.

"MTQ itu mengingatkan kepada kita semuanya untuk menjadikan Al Quran sebagai nafas, sebagai pegangan hidup kita yang hakiki dan mengingatkan kita semua akan Al Quran benar-benar kita resapi dan hayati serta kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari," kata Presiden saat membuka Musabaqah Tilawatil Al Qur'an (MTQ) Tingkat Internasional II, MTQ Nasional VIII Antarpondok pesantren serta Kongres V Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama di Istana Negara Jakarta pada Rabu (11/7).

Menurut Presiden, Al Quran merupakan petunjuk bagi umat untuk menjalankan Islam yang menyejukkan dan moderat.

Presiden menjelaskan sejumlah cendekiawan muslim dan ulama dunia berkumpul di Indonesia pada Mei 2018 membahas poros Islam Wassatiyah. Islam wassatiyah menerapkan Islam sebagai agama bagi seluruh alam dan mendukung lahirnya dunia yang damai dan berkeadilan sosial. "Saya berharap keindahan lafal Al Quran dari MTQ ini akan terdengar di seluruh penjuru Indonesia dan penjuru dunia menggaungkan nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai kesalehan sosial, nilai-nilai yang mengutamakan pembelaan kepada yang lemah, kepada fakir, kepada yang miskin," ujar Presiden, seperti dikutip Antara.

Selain itu, seorang tokoh Konghucu asal Malaysia yang juga Ketua Cheng Ho Multiculture Education Trust bernama Tan Sri Lee Kim Yew menyerahkan sulaman Mushaf Al Quran yang dibuat di Provinsi Ningsia, Tiongkok kepada Presiden Jokowi sebagai simbol persaudaraan.

Lomba membaca Al Quran internasional akan diikuti oleh enam negara ASEAN dan Pakistan. Sementara ratusan peserta juga akan mengikuti MTQ Nasional VIII Antarpondok pesantren serta Kongres V Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama di Pesantren Assidiqiyah cabang Cilamaya, Karawang Jawa Barat yang dilaksanakan pada 11-15 Juli 2018.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 16 November 2018 - 21:50 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus bandar dan pengedar narkoba

Hukum | 16 November 2018 - 21:38 WIB

Penyerang anggota Polsek Penjaringan jalani tes kejiwaan

Event | 16 November 2018 - 21:24 WIB

Andik siap habis-habisan hadapi Thailand

Politik | 16 November 2018 - 21:07 WIB

DPR: Polemik politik masih jauh dari etika

Megapolitan | 16 November 2018 - 20:55 WIB

Atasi genangan air, Sudin SDA pasang `sheetpile` Kali BGR

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran dapat menunjukkan Al Quran sebagai panduan umat bahwa Islam adalah agama bagi seluruh alam.

"MTQ itu mengingatkan kepada kita semuanya untuk menjadikan Al Quran sebagai nafas, sebagai pegangan hidup kita yang hakiki dan mengingatkan kita semua akan Al Quran benar-benar kita resapi dan hayati serta kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari," kata Presiden saat membuka Musabaqah Tilawatil Al Qur'an (MTQ) Tingkat Internasional II, MTQ Nasional VIII Antarpondok pesantren serta Kongres V Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama di Istana Negara Jakarta pada Rabu (11/7).

Menurut Presiden, Al Quran merupakan petunjuk bagi umat untuk menjalankan Islam yang menyejukkan dan moderat.

Presiden menjelaskan sejumlah cendekiawan muslim dan ulama dunia berkumpul di Indonesia pada Mei 2018 membahas poros Islam Wassatiyah. Islam wassatiyah menerapkan Islam sebagai agama bagi seluruh alam dan mendukung lahirnya dunia yang damai dan berkeadilan sosial. "Saya berharap keindahan lafal Al Quran dari MTQ ini akan terdengar di seluruh penjuru Indonesia dan penjuru dunia menggaungkan nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai kesalehan sosial, nilai-nilai yang mengutamakan pembelaan kepada yang lemah, kepada fakir, kepada yang miskin," ujar Presiden, seperti dikutip Antara.

Selain itu, seorang tokoh Konghucu asal Malaysia yang juga Ketua Cheng Ho Multiculture Education Trust bernama Tan Sri Lee Kim Yew menyerahkan sulaman Mushaf Al Quran yang dibuat di Provinsi Ningsia, Tiongkok kepada Presiden Jokowi sebagai simbol persaudaraan.

Lomba membaca Al Quran internasional akan diikuti oleh enam negara ASEAN dan Pakistan. Sementara ratusan peserta juga akan mengikuti MTQ Nasional VIII Antarpondok pesantren serta Kongres V Jam'iyyatul Qurra Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama di Pesantren Assidiqiyah cabang Cilamaya, Karawang Jawa Barat yang dilaksanakan pada 11-15 Juli 2018.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com