Senin, 24 September 2018 | 15:39 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Aktual Dalam Negeri

Mensos apresiasi pendamping yang laporkan penyelewengan PKH

Rabu, 11 Juli 2018 - 21:53 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Menteri Sosial Idrus Marham. Sumber Foto: https://bit.ly/2DSOZbM
Menteri Sosial Idrus Marham. Sumber Foto: https://bit.ly/2DSOZbM

Elshinta.com - Menteri Sosial, Idrus Marham mengapresiasi kepada Yuliana, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang melaporkan dugaan penyimpangan bansos tersebut di Sunter, Jakarta Utara.

"Kami berikan apresiasi. Yang berprestasi harus diberikan reward, yang melanggar kasih hukuman," kata Mensos dihadapan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang menjadi korban penyelewengan dana bansos di GOR Sunter, Jakarta Utara, Rabu (11/7), seperti dikutip Antara.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengatakan, apa yang dilakukan oleh Yuliana bisa menjadi inspirasi bagi pendamping lainnya.

Yuliana, pendamping PKH yang melaporkan dugaan penyelewengan bansos menceritakan kronologis penyimpangan.

Yuliana awalnya pendamping PKH di Koja lalu pada Maret 2018 ditempatkan di Sunter Jaya. Saat ia ke lapangan, bertemu dengan KPM untuk meminta data, KPM tersebut mengaku sudah tidak terima bantuan PKH sejak 2015.

Lalu Yuliana menindaklanjuti dengan mengecek ke bank penyalur yaitu BNI, ternyata ditemukan bahwa ada transaksi keuangan sementara KPM tidak menerima uang bantuan tersebut. "Dari sistem dilihat ada pentransferan uang. ATM sudah diganti semua PINnya oleh koordinator yang bukan pendamping," kata Yuliana.

Sebanyak 29 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH korban penyimpangan dana bansos dari Kelurahan Sunter Jaya Kecamatan Tanjung Priok, diduga penyelewengan yang dilakukan oknum pendamping berinisial E mencapai Rp95 juta.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:32 WIB

Laporan dana awal kampanye PDIP tertinggi hingga Rp105 miliar

Pemilihan Presiden 2019 | 24 September 2018 - 15:26 WIB

Cawapres Nomor urut 1 menerima rombongan Habib di kediamannya

Sosbud | 24 September 2018 - 15:23 WIB

RelaNU klarifikasi Ma`ruf soal fatwa haram MUI ucapkan Natal

Aktual Pemilu | 24 September 2018 - 15:15 WIB

SBY `walk out`, KPU buka komunikasi dengan Demokrat

Badminton | 24 September 2018 - 15:04 WIB

Anthony ungkap kunci rahasia menangkan Tiongkok Terbuka

Aktual Dalam Negeri | 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 24 September 2018 - 14:55 WIB

KPK luncurkan bus antikorupsi ke sejumlah kabupaten/kota

Senin, 24 September 2018 - 12:51 WIB

DPRD Jabar kecam keras pengeroyokan suporter

Senin, 24 September 2018 - 12:39 WIB

Sanksi pelanggar sampah ringan, tetapi ditegakkan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com