Senin, 19 November 2018 | 13:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Pendidikan

Kemendikbud gencarkan penguatan karakter dan skill

Kamis, 12 Juli 2018 - 06:18 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sumber foto: https://bit.ly/2lLQuBZ
Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sumber foto: https://bit.ly/2lLQuBZ

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan menggencarkan penguatan pendidikan karakter serta peningkatan literasi dan "skill" siswa dengan melibatkan guru bimbingan dan konseling.

"Penguatan pendidikan karakter itulah yang perlu disiapkan oleh para guru bimbingan dan konseling," kata Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Hamid Muhammad di Yogyakarta, Rabu (11/7).

Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (Abkin), Hamid mengatakan perlu ada pola baru bimbingan konseling bagi anak milenial.

"Generasi milenial yang akrab dengan internet lebih memilih layanan konsultasi `online` dibandingkan layanan konsultasi tatap muka," katanya.

Hamid berharap anggota Abkin bisa menyampaikan permasalahan yang ada ke media melalui tulisan agar diketahui khalayak, sehingga solusi yang diberikan didapatkan dari dua sisi yaitu masyarakat dan kementerian, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 19 November 2018 - 13:07 WIB

Kapolri beri jurus hadapi tantangan polisi era modern di sidang interpol

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 12:55 WIB

DPRD dorong optimalisasi pelaksanaan regulasi Pilkades

Musibah | 19 November 2018 - 12:42 WIB

Regu penyelamat cari penumpang jatuh di laut

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 12:18 WIB

50 tandon air dibagikan DMI pada 50 masjid di Kota Malang

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan menggencarkan penguatan pendidikan karakter serta peningkatan literasi dan "skill" siswa dengan melibatkan guru bimbingan dan konseling.

"Penguatan pendidikan karakter itulah yang perlu disiapkan oleh para guru bimbingan dan konseling," kata Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Hamid Muhammad di Yogyakarta, Rabu (11/7).

Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (Abkin), Hamid mengatakan perlu ada pola baru bimbingan konseling bagi anak milenial.

"Generasi milenial yang akrab dengan internet lebih memilih layanan konsultasi `online` dibandingkan layanan konsultasi tatap muka," katanya.

Hamid berharap anggota Abkin bisa menyampaikan permasalahan yang ada ke media melalui tulisan agar diketahui khalayak, sehingga solusi yang diberikan didapatkan dari dua sisi yaitu masyarakat dan kementerian, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com