Senin, 19 November 2018 | 11:04 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Event

Piala Dunia 2018

Vida dicemooh penonton suarakan dukungan untuk Ukraina

Kamis, 12 Juli 2018 - 06:51 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Pemain tim nasional Kroasia Domagoj Vida. Sumber foto: https://bit.ly/2JfBaXn
Pemain tim nasional Kroasia Domagoj Vida. Sumber foto: https://bit.ly/2JfBaXn

Elshinta.com - Sejumlah penonton pertandingan semifinal Piala Dunia pada Kamis (12/7) dini hari di ibukota Rusia mencemooh dan menyiuli pemain belakang Kroasia Domagoj Vida, yang menyuarakan dukungan terhadap negara tetangga sekaligus musuh Rusia, Ukraina.

Setelah Kroasia menang atas Rusia pada perempat final, terdapat video yang beredar di internet yang memperlihatkan Vida, mantan pemain klub Ukraina Dynamo Kiev, mengucapkan "Hidup Ukraina!"

Cemooh dan siulan terdengar setiap kali Vida menyentuh bola di semifinal melawan Inggris, yang dimulai pada sekitar menit ke-30 babak pertama. Hujatan itu kelihatannya tidak berasal dari sektor stadion yang menjadi tempat para penggemar Inggris terkonsentrasi. Terdapat warga Rusia dalam jumlah yang signifikan di stadion ini.

Hubungan Rusia dengan Ukraina memanas sejak Moskow menganeksasi Crimea pada 2014 dan mendukung separatis pro Rusia di Timur Ukraina.

Badan sepak bola dunia FIFA memutuskan bahwa komentar-komentar Vida tidak sesuai dengan peraturan-peraturan turnamen mengenai netralitas politik. FIFA menjatuhkan denda kepada Ognjen Vukojevic, anggota staf kepelatihan Kroasia yang tampak di video bersama Vida, sebesar 15.000 franc Swiss. Vukojevic telah dibebas tugaskan dari perannya di tim nasional.

Vida mengatakan komentar-komentarnya di video tidak diniatkan untuk mengirimkan pesan politik apapun. Namun, referensinya terhadap Ukraina telah membuat marah para penggemar sepak bola dan politisi Rusia. Sejumlah orang Rusia mengatakan mereka awalnya berniat mendukung Ukraina di semifinal setelah tim mereka tersingkir, namun mereka berubah pikiran setelah mengetahui tindakan Vida, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:58 WIB

Presiden Jokowi resmikan pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Musibah | 19 November 2018 - 10:45 WIB

Perbaikan longsor di Jalan Kramat Tiu rampung diperbaiki

Kriminalitas | 19 November 2018 - 10:35 WIB

Polisi tangkap dalang bentrok di diskotek Bandara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:24 WIB

PMI DIY siagakan relawan jelang libur panjang

Ekonomi | 19 November 2018 - 10:15 WIB

Senin pagi, kurs rupiah melemah ke posisi Rp14.600

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:02 WIB

Dishub Bogor hentikan sementara operasi angkot modern

Elshinta.com - Sejumlah penonton pertandingan semifinal Piala Dunia pada Kamis (12/7) dini hari di ibukota Rusia mencemooh dan menyiuli pemain belakang Kroasia Domagoj Vida, yang menyuarakan dukungan terhadap negara tetangga sekaligus musuh Rusia, Ukraina.

Setelah Kroasia menang atas Rusia pada perempat final, terdapat video yang beredar di internet yang memperlihatkan Vida, mantan pemain klub Ukraina Dynamo Kiev, mengucapkan "Hidup Ukraina!"

Cemooh dan siulan terdengar setiap kali Vida menyentuh bola di semifinal melawan Inggris, yang dimulai pada sekitar menit ke-30 babak pertama. Hujatan itu kelihatannya tidak berasal dari sektor stadion yang menjadi tempat para penggemar Inggris terkonsentrasi. Terdapat warga Rusia dalam jumlah yang signifikan di stadion ini.

Hubungan Rusia dengan Ukraina memanas sejak Moskow menganeksasi Crimea pada 2014 dan mendukung separatis pro Rusia di Timur Ukraina.

Badan sepak bola dunia FIFA memutuskan bahwa komentar-komentar Vida tidak sesuai dengan peraturan-peraturan turnamen mengenai netralitas politik. FIFA menjatuhkan denda kepada Ognjen Vukojevic, anggota staf kepelatihan Kroasia yang tampak di video bersama Vida, sebesar 15.000 franc Swiss. Vukojevic telah dibebas tugaskan dari perannya di tim nasional.

Vida mengatakan komentar-komentarnya di video tidak diniatkan untuk mengirimkan pesan politik apapun. Namun, referensinya terhadap Ukraina telah membuat marah para penggemar sepak bola dan politisi Rusia. Sejumlah orang Rusia mengatakan mereka awalnya berniat mendukung Ukraina di semifinal setelah tim mereka tersingkir, namun mereka berubah pikiran setelah mengetahui tindakan Vida, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 14:48 WIB

Dubes Ahmad Rusdi lepas kepulangan Timnas ke Jakarta

Minggu, 18 November 2018 - 08:16 WIB

Timnas Indonesia langsung fokus hadapi Filipina

Sabtu, 17 November 2018 - 14:14 WIB
Piala AFF 2018

Ridho jumawa meski belum dapat kepercayaan Bima Sakti

Sabtu, 17 November 2018 - 13:49 WIB
Piala AFF 2018

Bima Sakti: Kami sudah siap melawan Thailand

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com