Senin, 19 November 2018 | 04:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Event

Piala Dunia 2018

FIFA siapkan tindakan hukum pembajak siaran Piala Dunia di Arab Saudi

Kamis, 12 Juli 2018 - 07:02 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Jg2RiO
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Jg2RiO

Elshinta.com - FIFA mengatakan pada Rabu (11/7) sedang mempersiapkan tindakan hukum terhadap pembajakan siaran Piala Dunia di Arab Saudi.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan beberapa hari sebelum turnamen berakhir, badan sepakbola dunia itu meminta Arab Saudi dan negara lainnya agar menindak tegas siaran-siaran ilegal terkait turnamen empat tahunan itu.

Keputusan FIFA itu muncul menyusul desakan perusahaan penyiaran asal Qatar, beIN Sport, yang meminta tindakan tegas setelah hak eksklusif mereka dalam menayangkan pertandingan di Timur Tengah dibajak oleh sebuah saluran di Arab Saudi, yang dikenal dengan nama BeoutQ.

"FIFA telah mengamati bahwa entitas pembajakan bernama 'beoutQ' terus menggunakan siaran FIFA Piala Dunia 2018 secara ilegal. Dengan demikian, FIFA telah melibatkan pengacara untuk mengambil tindakan hukum di Arab Saudi dan bekerja bersama dengan pemilik hak olahraga lainnya yang juga telah terpengaruh untuk melindungi kepentingannya," tulis pernyataan itu diktuip AFP sebagaimana dihimpun Antara.

Pernyataan itu menambahkan bahwa FIFA mendesak pihak berwenang Arab Saudi dan berbagai negara di mana kegiatan ilegal ini telah diamati untuk mendukung pihaknya dalam perang melawan pembajakan.

BeIN mengklaim bahwa sejak Oktober lalu "beoutQ" menggunakan sinyal dari satelit Arabsat yang berbasis di Riyadh telah mentransmisikan siarannya secara ilegal. Bahkan, masalah ini tidak hanya terjadi di Arab Saudi, tetapi juga muncul di Maroko, Yordania dan negara-negara yang lebih jauh.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 November 2018 - 21:40 WIB

Tiba di Sidoarjo dari Papua, ini agenda kunjungan kerja Jokowi

Aktual Olahraga | 18 November 2018 - 21:14 WIB

Masyarakat Kota Batu antusias ikut Sepeda Nusantara

Pemilihan Presiden 2019 | 18 November 2018 - 20:48 WIB

Demokrat klaim punya cara khusus kampanyekan Prabowo-Sandi

Kriminalitas | 18 November 2018 - 20:39 WIB

Kejiwaan HS pembunuh satu keluarga di Bekasi akan diperiksa

Elshinta.com - FIFA mengatakan pada Rabu (11/7) sedang mempersiapkan tindakan hukum terhadap pembajakan siaran Piala Dunia di Arab Saudi.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan beberapa hari sebelum turnamen berakhir, badan sepakbola dunia itu meminta Arab Saudi dan negara lainnya agar menindak tegas siaran-siaran ilegal terkait turnamen empat tahunan itu.

Keputusan FIFA itu muncul menyusul desakan perusahaan penyiaran asal Qatar, beIN Sport, yang meminta tindakan tegas setelah hak eksklusif mereka dalam menayangkan pertandingan di Timur Tengah dibajak oleh sebuah saluran di Arab Saudi, yang dikenal dengan nama BeoutQ.

"FIFA telah mengamati bahwa entitas pembajakan bernama 'beoutQ' terus menggunakan siaran FIFA Piala Dunia 2018 secara ilegal. Dengan demikian, FIFA telah melibatkan pengacara untuk mengambil tindakan hukum di Arab Saudi dan bekerja bersama dengan pemilik hak olahraga lainnya yang juga telah terpengaruh untuk melindungi kepentingannya," tulis pernyataan itu diktuip AFP sebagaimana dihimpun Antara.

Pernyataan itu menambahkan bahwa FIFA mendesak pihak berwenang Arab Saudi dan berbagai negara di mana kegiatan ilegal ini telah diamati untuk mendukung pihaknya dalam perang melawan pembajakan.

BeIN mengklaim bahwa sejak Oktober lalu "beoutQ" menggunakan sinyal dari satelit Arabsat yang berbasis di Riyadh telah mentransmisikan siarannya secara ilegal. Bahkan, masalah ini tidak hanya terjadi di Arab Saudi, tetapi juga muncul di Maroko, Yordania dan negara-negara yang lebih jauh.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 14:48 WIB

Dubes Ahmad Rusdi lepas kepulangan Timnas ke Jakarta

Minggu, 18 November 2018 - 08:16 WIB

Timnas Indonesia langsung fokus hadapi Filipina

Sabtu, 17 November 2018 - 14:14 WIB
Piala AFF 2018

Ridho jumawa meski belum dapat kepercayaan Bima Sakti

Sabtu, 17 November 2018 - 13:49 WIB
Piala AFF 2018

Bima Sakti: Kami sudah siap melawan Thailand

Sabtu, 17 November 2018 - 12:50 WIB

Denmark pastikan promosi setelah kalahkan Wales

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com